• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Talam 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Art

“Scratching Codes,” Kode-Kode Visual Arya Pandjalu di Atas Kanvas

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
November 4, 2023
in Art
0
“Scratching Codes,” Kode-Kode Visual Arya Pandjalu di Atas Kanvas
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Arya Pandjalu mengundang kita untuk menguraikan ekspresi lugas dari sensor bahasa. Pameran tunggalnya yang ke-6, “Scratching Codes,” berfungsi sebagai dialog imajiner atas ekspresi masyarakat yang tidak disaring, membongkar lapisan makna yang tertanam dalam tindakan penyekaan (scratching) yang tampaknya spontan.

Arya menjelajahi ranah di mana bahasa tidak terkode menjadi alat yang kuat untuk menyatakan kejujuran dan kepolosan. Dalam pameran ini, Ia mengangkat penyekaan dari asalnya yang umum di dinding dan meja ke ranah puisi visual, di mana setiap tanda menjadi bait dalam narasi yang dalam.

Penyekaan di meja, tembok, yang biasanya dijauhkan dari pusat pembicaraan resmi, berubah menjadi kanvas yang menggemakan ekspresi yang tidak terkekang dari publik. “Scratching Codes,” mengisyaratkan pada bahasa tersembunyi yang menunggu untuk diuraikan.

Kita diajak untuk mendekripsi signifikansi simbolis di balik setiap goresan pada 35 bidang kanvasnya ini. Karya Arya menjadi kode visual, puisi goresan yang melampaui batasan bahasa, menawarkan bahasa universal yang berkomunikasi pada tingkat emosional dan primitif.

Karya Arya menyungguhkan keindahan yang terlewatkan yang ditemukan dalam keacakan ekspresi yang tidak terduga, mengubah apa yang mungkin dianggap sebagai vandalisme menjadi kanvas puisi visual. Dalam dunia Arya, penyekaan menjadi kode universal yang menanti untuk diartikan, puisi visual yang melampaui batasan bahasa itu sendiri.

Pameran tunggal Arya Pandjalu ini diadakan di KRACK STUDIO, Jl. D.I.Pandjaitan, RT42/RW12, 55141
Mantrijeron, Yogyakarta dari tanggal 3 November sampai 16 November 2023.

Previous Post

Kepercayaan Investor BBNI Meningkat

Next Post

Percepat Penyaluran KUR Guna Jaga Pertumbuhan Ekonomi

Next Post
Percepat Penyaluran KUR Guna Jaga Pertumbuhan Ekonomi

Percepat Penyaluran KUR Guna Jaga Pertumbuhan Ekonomi

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo