Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya berbincang santai dengan para pegiat ekraf di Mas Don Art Center, Solo, Jawa Tengah. Menteri Ekraf Teuku Riefky meyakini pegiat ekraf di Solo sudah berdaya tetapi perlu suntikan akselerasi melalui kolaborasi.
“Kami siap membantu dan memfasilitasi para pegiat ekraf se-Kota Solo agar semakin berkembang dan semakin maju ke tingkat nasional, bahkan mendunia. Tentu hal ini butuh kolaborasi hexahelix antara pemerintah, komunitas, akademisi, industri bisnis, media, dan lembaga keuangan yang siap mencari para pegiat ekraf yang kompetitif,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky pada Sabtu, 3 Januari 2025.
Menteri Ekraf Teuku Riefky turut mengapresiasi Wali Kota Solo Respati Achmad Ardianto yang hadir langsung dalam kegiatan bincang santai tersebut. Saat diskusi, Menteri Ekraf Teuku Riefky mengumpulkan aspirasi dan umpan balik dari para pegiat ekraf Kota Solo dengan ragam subsektor seperti film, seni pertunjukan, musik, dan lain-lain.
“Rapor Kementerian Ekraf ada 4 yaitu peningkatan tenaga kerja berkualitas, ekspor, realisasi investasi, dan kontribusi terhadap PDB Ekraf. Saya meyakini teman-teman pegiat ekraf dari Solo ini mayoritas sudah berdaya sehingga perlu dilakukan akselerasi melalui kurasi bersama komunitas dan Pemerintah daerah untuk dibantu komersialisasi Intellectual Property (IP),” ungkap Menteri Ekraf Teuku Riefky.
Kota Solo sedang mengembangkan program Se.daya.di.nusantara yang memberi makna bahwa program ini bisa merangkul seluruh kekayaan sejarah, seni, budaya, dan tradisi nusantara. Tahun 2026-2030 menjadi momentum krusial bagi platform Se.daya.di.nusantara berproses menuju Indonesia Emas 2045 dengan kreativitas dan inovasi.
“Kami ingin lakukan pengembangan platform Se.daya.di.nusantara sehingga pemerintahan Surakarta punya benang merah yang tetap sama dan harus dipegang meski ada pergantian kepemimpinan nantinya,” ucap Wali Kota Solo Respati Ardianto.
Turut mendampingi Menteri Ekraf Teuku Riefky yaitu Pembina Dharma Wanita Persatuan Kementerian Ekraf Adinda Yuanita, Sekretaris Kementerian Ekraf/Sekretaris Utama Badan Ekraf Dessy Ruhati, Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Yuke Sri Rahayu, Direktur Arsitektur dan Desain Sabar Norma Megawati Panjaitan, Plt Kepala Biro Komunikasi Kiagoos Irvan Faisal, dan Plt Kepala Biro Umum Indra Saputra.
Hadir pula dalam bincang santai tersebut yaitu pemilik galeri seni sekaligus budayawan Kota Solo Sardono W. Kusumo, aktor film Erick Estrada, Direktur Solo International Performing Arts (SIPA) Irawati Kusumorasri, dalang Amar Pradopo, Monimonki Production Yudhatama, Bakar Production Agung Sariyanto, Rumah Atsiri Paulus Mintaraga, beserta perwakilan pegiat ekraf lain dan pejabat pemerintah Kota Solo.





