Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman membuka kegiatan Bazar Ramadan sekaligus menegaskan pentingnya memperkuat pasar domestik sebagai fondasi pertumbuhan pelaku usaha kecil di Indonesia. Penguatan pasar dalam negeri dinilai menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlangsungan usaha sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri UMKM menyampaikan bahwa momentum Ramadan dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperluas jaringan pemasaran. Menurutnya, tingginya aktivitas konsumsi masyarakat selama bulan Ramadan menjadi peluang besar bagi UMKM untuk memperkenalkan produk-produk unggulan kepada pasar yang lebih luas.
Ia menekankan bahwa pemerintah terus mendorong berbagai program yang dapat memperkuat ekosistem UMKM, mulai dari akses pembiayaan, peningkatan kapasitas usaha, hingga perluasan pasar. Penguatan pasar domestik dianggap penting agar produk-produk UMKM dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri sekaligus memiliki fondasi kuat sebelum menembus pasar global.
Melalui kegiatan bazar seperti ini, pelaku UMKM juga mendapatkan ruang promosi yang lebih luas untuk memperkenalkan produknya secara langsung kepada masyarakat. Selain mendorong peningkatan penjualan, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pelaku usaha dan konsumen serta menumbuhkan kecintaan terhadap produk lokal.
Pemerintah berharap berbagai inisiatif penguatan pasar domestik dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Dengan dukungan berbagai pihak, UMKM diharapkan mampu tumbuh lebih kuat dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian nasional.





