Pameran yang digelar di ARTOTEL Casa Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, ini menjadi penanda penting dalam perjalanan artistik Puti. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara EIARTI, komunitas pelukis flora, dengan pihak ARTOTEL, dan akan berlangsung hingga 12 Juli 2026.
Dalam pameran ini, Puti menampilkan serangkaian lukisan bertema flora dengan ukuran seragam 21 x 29 sentimeter. Karya-karya itu dipasang dalam bingkai gelap yang memberi kontras pada dominasi warna merah, warna yang menjadi pusat perhatian dalam sebagian besar lukisan.
Direktur Artistik ARTOTEL, Windi Salomo, mengatakan pameran ini merupakan bentuk dukungan terhadap perkembangan karier seni Puti.
“Ini merupakan pameran tunggal pertama sebagai wujud kepedulian terhadap misi seni dan perjalanan karier keseniannya. ARTOTEL memberi ruang bagi seniman untuk memperkenalkan karya mereka kepada publik,” kata Windi dalam pembukaan pameran, Jumat, 10 April 2026.
Bagi Puti, bunga bukan sekadar objek visual, melainkan titik awal dari proses kreatif yang bersifat intuitif.
Ia mengaku selalu kembali pada subjek yang paling dekat dengan sensibilitas artistiknya. “Semuanya dimulai dari bunga,” ujar Puti.
Di antara berbagai jenis flora, bunga poppy menjadi pilihan yang paling sering hadir dalam karyanya. Menurut dia, bunga tersebut memiliki daya tarik emosional yang kuat untuk terus dieksplorasi.
Melalui pameran ini, Puti menghadirkan bunga sebagai metafora kehidupan: rapuh, indah, namun tetap hidup dalam ruang batin yang personal. Sapuan warnanya tidak hanya merekam bentuk, tetapi juga menghadirkan bisikan suasana yang intim, sesuai dengan tajuk pameran yang diusung. (FA)




