Kementerian Pariwisata kembali menggulirkan Wonderful Indonesia Awards 2026 sebagai ajang penghargaan bagi pelaku industri dan pemangku kepentingan yang dinilai berkontribusi dalam pengembangan sektor pariwisata nasional. Program yang memasuki tahun kedua ini diluncurkan secara virtual pada Selasa, 14 April 2026.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan penghargaan tersebut tidak sekadar seremoni, tetapi diarahkan sebagai instrumen untuk mendorong peningkatan standar industri.
“Wonderful Indonesia Awards 2026 bukan sekadar seremoni, melainkan implementasi program untuk meningkatkan standar dan memastikan pembangunan pariwisata Indonesia yang berdaya saing global,” kata Widiyanti dalam Virtual Kick-off Wonderful Indonesia Awards 2026.
Menurut dia, penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi tertinggi bagi pelaku, pengelola, pemerintah daerah, hingga mitra strategis yang terlibat dalam transformasi pariwisata Indonesia.
Kementerian menempatkan program ini sebagai bagian dari upaya menjaga arah pembangunan pariwisata agar tetap bertumbuh sebagai sektor yang bermartabat, berkelanjutan, dan berdampak langsung terhadap ekonomi masyarakat.
Dalam peluncuran tersebut, Widiyanti menekankan lima fokus utama yang menjadi standar baru pengembangan sektor wisata, yakni kualitas destinasi, kualitas layanan sumber daya manusia, kualitas produk dan atraksi, keberlanjutan lingkungan, serta penyelenggaraan event yang berdampak ekonomi.
“Pembangunan pariwisata tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat, daerah, industri, hingga mitra strategis,” ujarnya.
Ia mengajak pemerintah daerah dan sektor swasta menjadikan penghargaan ini sebagai bagian dari implementasi peningkatan kualitas layanan dan tata kelola wisata.
Tahun ini, penghargaan mengusung tema “Harmoni Nusantara untuk Pariwisata yang Berkualitas dan Berkelanjutan.”
Tema tersebut dipilih untuk menegaskan komitmen pembangunan wisata yang tidak hanya mengejar kualitas layanan, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal.
Pada 2026, Kementerian Pariwisata menyiapkan 11 kategori penghargaan, antara lain Desa Wisata Terbaik, Kampung Wisata Terbaik, Restoran Berkelanjutan, Konten Kreator Wisata Terbaik, Pemimpin Pariwisata Terinspiratif, hingga Tokoh Kunci Industri MICE.
Pelaksana tugas Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Kementerian Pariwisata Vinsensius Jemadu mengatakan peluncuran program ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota, kementerian dan lembaga, asosiasi industri, korporasi, hingga media.
“Hal ini bertujuan untuk menginformasikan mekanisme pelaksanaan Wonderful Indonesia Awards 2026 sekaligus meningkatkan awareness dan partisipasi dari seluruh pelaku pariwisata,” kata Vinsensius.
Menurut dia, partisipasi luas dari pemerintah daerah dan industri menjadi kunci agar penghargaan tersebut tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi alat ukur praktik terbaik di sektor pariwisata.
Peluncuran program ini juga dihadiri Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa serta jajaran pejabat eselon I dan II kementerian.
Bagi pemerintah, penghargaan ini menjadi bagian dari strategi memperkuat daya saing destinasi wisata nasional di tengah persaingan regional yang semakin ketat.





