• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft on October 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Event

BBTF 2026 Dorong Wisata Kuliner Jadi Andalan Baru Pariwisata Indonesia

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
May 29, 2026
in Event, Travel, Vacation
0
BBTF 2026 Dorong Wisata Kuliner Jadi Andalan Baru Pariwisata Indonesia

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam sambutannya pada pembukaan Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 di Heritage Beach Garden, The Westin Resort Nusa Dua, Bali, (28/5/2026). Foto: Dok. Kemenpar

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan penguatan sektor gastronomi menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global. Menurut dia, wisata kuliner kini berkembang bukan sekadar pengalaman menikmati makanan, melainkan juga pintu masuk memahami budaya, tradisi, dan kearifan lokal suatu daerah.

Pernyataan itu disampaikan Widiyanti saat membuka Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 di Heritage Beach Garden, The Westin Resort Nusa Dua, Bali, Rabu, 28 Mei 2026.

BBTF 2026 mengusung tema “Redefining Indonesia’s Gastronomic Journey: A Celebration of Taste, Cultures, and Sustainable Heritage”. Menurut Widiyanti, tema tersebut sejalan dengan tren global yang mengarah pada pengalaman wisata autentik, wisata kuliner, dan pariwisata berkelanjutan.

“Gastronomi tidak hanya berbicara soal makanan, tetapi juga merepresentasikan budaya, sejarah, tradisi, hingga praktik keberlanjutan yang menjadi identitas khas daerah,” kata Widiyanti.

Ia mengatakan penguatan gastronomi Indonesia mulai mendapat pengakuan internasional. Salah satunya melalui penghargaan “The New Destination Champion Award 2026” dari La Liste di Paris, Prancis. Penghargaan itu dinilai memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi kuliner yang semakin diperhitungkan di dunia.

Selain itu, dua restoran Indonesia, August dan Locavore NXT, juga masuk dalam daftar 50 Restoran Terbaik Asia tahun ini.

Widiyanti turut mengapresiasi dukungan Gibran Rakabuming Raka terhadap penyelenggaraan BBTF 2026. Ia juga menilai konsistensi ASITA Bali selama 12 tahun menyelenggarakan BBTF telah menjadikan ajang tersebut sebagai travel mart terbesar di Indonesia.

“Dua belas tahun BBTF bukan sekadar pencapaian seremonial, tetapi bukti konsistensi dan kolaborasi bahwa pariwisata Indonesia memiliki daya saing kuat di pasar global,” ujarnya di hadapan delegasi, buyers, dan sellers.

Menurut Widiyanti, sektor pariwisata masih menjadi salah satu penggerak utama ekonomi nasional. Pada 2025, Indonesia mencatat 15,39 juta kunjungan wisatawan mancanegara dengan devisa mencapai 18,27 miliar dolar Amerika Serikat. Angka itu menjadi capaian tertinggi dalam sejarah pariwisata Indonesia.

Sektor tersebut juga disebut menyerap 25,9 juta tenaga kerja sekaligus memberdayakan jutaan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di berbagai daerah.

Dalam kesempatan itu, Widiyanti menyoroti peran strategis Bali yang mencatat 6,95 juta kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2025, atau hampir 45 persen dari total kunjungan nasional.

“Bali tetap dipercaya dan menjadi magnet utama pariwisata Indonesia,” katanya.

Melalui tayangan video, Wakil Presiden Gibran berharap BBTF terus menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan para pemangku kepentingan pariwisata lintas negara.

“Kami meyakini hal tersebut hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang kuat dari seluruh stakeholder,” ujar Gibran.

Salah satu agenda utama BBTF 2026 ialah penyelenggaraan B2B Travex yang mempertemukan buyers dan sellers melalui pertemuan bisnis terjadwal. Menurut Widiyanti, forum itu memiliki peran strategis untuk memperluas akses pasar, memperkuat jejaring bisnis, dan mendorong pengembangan paket wisata yang lebih kompetitif.

“Ini bukan sekadar tempat bertemunya pembeli dan penjual, tetapi platform membangun kepercayaan dan memperluas peluang pasar,” ujarnya.

Ketua Panitia BBTF 2026, I Putu Winastra, mengatakan ajang tahun ini diikuti 407 buyer dari 44 negara serta 286 seller dari empat negara dan 13 provinsi di Indonesia.

Menurut Putu Winastra, gastronomi menjadi strategi diferensiasi untuk memperkuat posisi Bali di pasar global. Kuliner dinilai efektif memperkenalkan identitas budaya Bali melalui keterlibatan petani, nelayan, pasar tradisional, hingga pelaku UMKM kuliner.

“Melalui gastronomi, Bali menunjukkan bahwa pariwisata bukan hanya tentang destinasi, tetapi juga budaya dan kehidupan masyarakatnya,” kata dia.

Selain business matching, BBTF 2026 juga menghadirkan program post-event tour bagi buyer internasional untuk melihat langsung kesiapan destinasi, kualitas layanan, dan kekayaan budaya Indonesia.

Sebagai dukungan terhadap penyelenggaraan BBTF, Kementerian Pariwisata juga memfasilitasi kegiatan familiarization trip ke lima destinasi prioritas, yakni Sumatera Utara, Yogyakarta, Tanjung Puting, Lombok, dan Jakarta.

Turut mendampingi Menteri Pariwisata dalam kegiatan itu Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini serta Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara III Raden Wisnu Sindhutrisnu.

Hadir pula Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri Heru H. Siboro, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Andhika Permata, serta Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Wayan Sumarajaya.

Tags: Bali & Beyond Travel FairBBTF 2026Widiyanti Putri Wardhana
Previous Post

DimataDekat: Tiga Perupa, Tiga Gaya, Satu Ruang Dialog Visual

Next Post

ICX 2026 Surabaya Dibuka, Industri Kopi Didorong Jadi Motor Hilirisasi Ekonomi Kreatif

Next Post
ICX 2026 Surabaya Dibuka, Industri Kopi Didorong Jadi Motor Hilirisasi Ekonomi Kreatif

ICX 2026 Surabaya Dibuka, Industri Kopi Didorong Jadi Motor Hilirisasi Ekonomi Kreatif

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo