Pemerintah Indonesia mendukung perluasan Bali Indah Cultural Park atau Taman Mini Indonesia di Kota Slupsk, Polandia, sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi budaya. Pengembangan kawasan budaya Indonesia di kompleks Dolina Charlotty Resort and Spa itu akan mencakup penambahan rumah adat dari sejumlah provinsi.
Rencana tersebut dibahas Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat menerima Konsul Kehormatan RI di Gdansk, Polandia, Mirosław Wawrowski, di Kantor Kementerian Kebudayaan, Senayan, Jakarta. Pertemuan itu membahas pengembangan kawasan budaya Indonesia sekaligus peluang memperluas promosi kebudayaan Nusantara di Polandia.
Fadli mengapresiasi peran Wawrowski dalam mempromosikan dan melestarikan kebudayaan Indonesia di Polandia. Menurut dia, inisiatif tersebut menunjukkan bahwa diplomasi budaya dapat dilakukan melalui keterlibatan masyarakat dan mitra di luar negeri.
“Kami sangat apresiasi atas langkah-langkah yang telah diambil Mr. Wawrowski, baik sebagai pribadi yang mencintai budaya Indonesia maupun sebagai Konsul Kehormatan RI di Polandia,” kata Fadli.
Perluasan Taman Mini Indonesia akan dilakukan dengan menambah kompleks rumah adat dari provinsi lain. Pembangunan tersebut akan berada di bawah pembinaan ahli budaya Indonesia untuk memastikan representasi budaya yang ditampilkan tetap memiliki keterkaitan dengan tradisi dan karakter daerah asalnya.
Kawasan tersebut juga diarahkan tidak hanya sebagai ruang pamer budaya. Kementerian Kebudayaan mendorong pemanfaatannya untuk berbagai kegiatan diplomasi budaya, termasuk festival dan pemutaran film pendek yang mempertemukan masyarakat Indonesia dan Polandia.
Wawrowski mengatakan promosi kebudayaan Indonesia di Polandia dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Ia juga menyampaikan rencana penyelenggaraan festival berskala lebih besar pada tahun depan yang menyasar anak muda dari Eropa dan kawasan Skandinavia.
“Tahun depan, kami juga hendak membuat festival besar yang akan dihadiri oleh anak muda di Eropa dan Skandinavia,” ujar Wawrowski.
Dalam pertemuan tersebut, Fadli didampingi Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi dan Kerja Sama Kebudayaan Endah T.D. Retnoastuti serta Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Industri Kebudayaan Anindita Kusuma Listya. Hadir pula perancang masterplan Taman Mini Indonesia di Polandia, Prof. Teija Gumilar, dan perwakilan Polish Agency of Investment and Trade, Cezary Filipek.
Pengembangan Bali Indah Cultural Park menjadi bagian dari strategi memperluas jangkauan diplomasi budaya Indonesia melalui ruang budaya permanen di luar negeri. Kawasan tersebut diharapkan menjadi titik pengenalan seni, tradisi, arsitektur, dan keragaman budaya Nusantara bagi masyarakat Polandia dan pengunjung dari negara Eropa lainnya.
Kerja sama tersebut sekaligus membuka ruang pertukaran budaya antara Indonesia dan Polandia. Melalui pengembangan kawasan dan berbagai program budaya, pemerintah berharap hubungan kedua negara dapat diperkuat melalui jalur kebudayaan.





