• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft on October 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Business

Kementerian Ekraf Gandeng ICCN Dorong Pelaku Kreatif Daerah ke Pasar Global

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
October 27, 2026
in Business, Event, Tech Craft
0
Kementerian Ekraf Gandeng ICCN Dorong Pelaku Kreatif Daerah ke Pasar Global
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Ekonomi Kreatif memperkuat kerja sama dengan Indonesia Creative Cities Network (ICCN) untuk mengembangkan pelaku ekonomi kreatif daerah dan memperluas akses mereka ke pasar global. Kolaborasi itu dibahas dalam Indonesia Creative Connect 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional ICCN.

Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari 10 poin Manifesto Ekonomi Kreatif Daerah yang dihasilkan dalam World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026.

Menurut Teuku Riefky, salah satu agenda kolaborasi adalah menerapkan Peraturan Presiden tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif Nasional (Rindekraf). Pemerintah juga akan mengidentifikasi pelaku dan jenama lokal untuk didorong ke tingkat nasional sebelum dikurasi agar dapat memasuki pasar internasional.

“Ada beberapa kolaborasi yang ingin kita lanjutkan bersama ICCN. Pertama, implementasi Peraturan Presiden tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif Nasional atau Rindekraf yang telah ditandatangani Presiden Prabowo Subianto,” kata Teuku Riefky dalam acara di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta, Ahad, 25 Oktober 2026.

Ia mengatakan jejaring ICCN yang menaungi 277 forum komunitas kreatif di berbagai kabupaten dan kota dapat membantu pemerintah memetakan potensi daerah. Jaringan tersebut juga dinilai penting untuk mempertemukan pelaku industri kreatif dan mengawal program yang sesuai dengan karakteristik wilayah.

“Kami mengajak ICCN untuk terus terlibat secara aktif dalam berbagai upaya tersebut. Terima kasih kepada ICCN dan seluruh jejaring lokal yang telah bekerja untuk mengembangkan ekonomi kreatif di daerah,” ujarnya.

ICCN Luncurkan Platform Digital

Dalam acara itu, ICCN memperkenalkan Super Apps 2.0, platform terintegrasi yang menggabungkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dengan layanan marketplace. Platform ini dilengkapi asisten AI bernama Ganusa untuk membantu pelaku dari 17 subsektor ekonomi kreatif mencari mitra, pengembang acara, dan jaringan distribusi.

Super Apps 2.0 juga mengintegrasikan program Ekraf Academy dan mendukung sistem single sign-on (SSO) layanan pemerintah. ICCN menyatakan platform tersebut dirancang untuk memperkuat pengelolaan data ekonomi kreatif sekaligus memudahkan akses terhadap informasi dan layanan.

Ketua Umum ICCN, TB Fiki C. Satari, mengatakan jejaring komunitas kreatif perlu diperkuat melalui pengembangan infrastruktur, pengelolaan data, dan keterhubungan program. Dengan begitu, potensi daerah dapat berkembang dan menjangkau industri maupun pasar yang lebih luas.

Fiki menyebut ICCN telah terhubung dengan 277 forum komunitas kreatif di kabupaten dan kota, serta didukung 38 koordinator daerah.

“Apa yang kita lakukan hari ini adalah bentuk nyata bagaimana pemerintah memperhatikan jejaring komunitas kreatif serta mendukung ekonomi kreatif menjadi the new engine of growth,” kata Fiki.

Menurut ICCN, Super Apps 2.0 telah mengantongi lebih dari 1.800 pendaftar sebelum peluncuran awal. Platform itu diharapkan menjadi penghubung potensi ekonomi kreatif daerah dengan peluang kolaborasi dan pengembangan bisnis di tingkat nasional maupun global.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah bupati, CEO KEK Singhasari David Santoso, perwakilan daerah ICCN, serta pejabat Kementerian Ekonomi Kreatif.

Tags: Badan Ekonomi KreatifEkraf AcademyICCNIndonesia Creative Cities NetworkIndonesia Creative Connect 2026RindekrafTeuku Riefky Harsya
Previous Post

Investasi Rp 3.923 Triliun Masuk Selama Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

Next Post

Tren Kriya Creativeworld 2027: Rumah Menjadi Ruang Eksperimen Kreatif

Next Post
Tren Kriya Creativeworld 2027: Rumah Menjadi Ruang Eksperimen Kreatif

Tren Kriya Creativeworld 2027: Rumah Menjadi Ruang Eksperimen Kreatif

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo