Memakai tas berbahan kulit memang cukup familiar di kalangan milenial saat ini. Meskipun begitu, mereka tak asal pilih kualitas kulit. Kualitas produk menjadi salah satu pertimbangan milenial sebelum membeli tas kulit.
Hal itu juga yang menjadi alasan usaha mikro kecil menengah (UMKM) asal Yogyakarta,
Harjunowiwoho totalitas dalam mengembangkan produknya dengan nama produknya Djoen Leather. Berdiri sejak 2015, Usaha lokal ini membuat produk kulit buatan tangan dari kulit sapi.
Totalitasnya dalam menghasilkan sebuah karya bahkan membuat beberapa produknya dibuat dalam koleksi terbatas. Keunikan dan kualitas produk Djoen Leather juga ternyata mencuri perhatian pasar internasional.
Menjadi pengusaha produk kulit terbesar di Yogyakarta, Djoen Leather juga bisa menghasilkan ribuan produk dalam setiap bulannya. Produk-produknya ini juga berhasil tembus ke pasar global seperti Amerika, Belanda, Korea, Taiwan, dan Vietnam. “Karena hasil produk yang ditawarkan punya mutu yang baik, seperti hasil jahitan yang rapi,” ujar Harjuno.
Adapun berbagai produk yang ditawarkan mulai dari tas pria, tas wanita, aksesoris (dompet, sandal, gantungan kunci), hingga tas-tas wanita eco printing. Tersedia beragam bentuk dan warna yang menarik. Harga yang ditawarkan juga bervariasi, mulai dari Rp100 ribuan hingga mencapai Rp1 jutaan. (achmad ichsan)