Ketua Umum ASEPHI (Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia) dalam setiap pameran INACRAFT umumnya menekankan pada apresiasi terhadap kreativitas perajin lokal, dan pentingnya peningkatan kualitas produk untuk pasar internasional, serta upaya memajukan UMKM kerajinan Indonesia agar lebih berdaya saing di pasar global.
Menurutnya, penyelenggaraan pameran INACRAFT 2026 bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan perajin dan memperkuat promosi produk Indonesia.
Ada beberapa poin utama yang sering disampaikan Muchsin Ridjan dalam setiap sambutannya saat membuka acara, diantaranya, para perajin harus optimisme dengan target yang ingin dicapai dalam pameran INACRAFT.
Muchsin Ridjan juga menyampaikan, para perajin harus memiliki target transaksi ritel dan kontrak dagang yang tinggi, yang mencerminkan optimisme terhadap kemajuan industri kreatif nasional.
Ketum ASEPHI mengingatkan, pentingnya peningkatan kualitas produk dan desain produk. Ia menekankan, agar produk kerajinan terus naik kelas melalui inovasi desain dan peningkatan kualitas produksi untuk ekspor.
Selain itu, lanjutnya, digitalisasi sangat mendukung dalam pengembangan INACRAFT agar produk dapat diakses oleh pembeli internasional secara real-time.
Muchsin Ridjan memberikan apresiasi bagi UMKM yang memiliki kualitas produk yang tinggi dengan memberikan penghargaan kepada setiap para perajin, produsen, dan eksportir yang menjadi tulang punggung ekonomi kreatif.
Dalam Pameran INACRAFT 2026, Muchsin Ridjan tidak henti-hentinya memberikan motivasi peserta untuk memperkuat kerja sama antar pelaku usaha, serta menegaskan posisi Pameran INACRAFT sebagai jembatan strategis antara perajin tradisional dan pembeli domestik atau asing.





