• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft Yogyakarta 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Business

Kopdes Jadi Tumpuan Desa

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
February 26, 2026
in Business, CSR, Ekonomi dan Bisnis, Finance & Banking
0
Kopdes Jadi Tumpuan Desa
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menegaskan pemerintah menempatkan koperasi sebagai poros pembangunan ekonomi desa. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Pimpinan Tahun 2026 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat di Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026.

Di hadapan jajaran perwira tinggi, Farida memaparkan Program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih sebagai bagian dari Program Strategis Nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut, kata dia, dimaksudkan untuk mengembalikan arah pembangunan pada prinsip ekonomi kerakyatan sebagaimana diamanatkan Pasal 33 UUD 1945.

“Presiden ingin rakyat desa bukan lagi menjadi objek pembangunan, melainkan subjek dan pelaku utama ekonomi. Koperasi adalah instrumen paling tepat,” ujar Farida.

Menurut dia, liberalisasi ekonomi dalam beberapa dekade terakhir membuat penguasaan sumber daya terkonsentrasi pada segelintir pelaku usaha. Masyarakat desa yang sesungguhnya memiliki basis sumber daya justru belum menikmati nilai tambah secara optimal. Melalui Kopdes Merah Putih, pemerintah berupaya memangkas rantai pasok, menekan biaya ekonomi tinggi, dan memastikan keuntungan ekonomi kembali ke desa.

Kementerian Koperasi menargetkan pembentukan lebih dari 80 ribu Kopdes di seluruh desa dan kelurahan. Setiap koperasi dirancang menjadi pusat usaha desa dengan lima gerai utama: sembako, klinik desa, unit simpan pinjam, apotek desa, dan kantor koperasi. Selain itu, tersedia unit pergudangan yang dilengkapi fasilitas logistik dan cold storage untuk mendukung komoditas unggulan seperti pertanian, perikanan, dan peternakan.

“Gerai-gerai ini menjawab kebutuhan dasar masyarakat desa. Pergudangan menjadi kunci agar potensi desa tidak dijual mentah tanpa nilai tambah,” kata Farida.

Ia juga menyebut koperasi desa akan difungsikan sebagai saluran resmi distribusi barang bersubsidi mulai dari LPG, pupuk, hingga pangan guna menekan kebocoran dan memastikan penyaluran tepat sasaran. Pemerintah berharap skema ini sekaligus membuka lapangan kerja baru dan menahan laju urbanisasi, termasuk mengurangi pengangguran terdidik di desa.

Untuk menjamin tata kelola, Kementerian mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa Merah Putih (SIM Kopdes) dan command center berbasis data real time. Seluruh aktivitas kelembagaan dan usaha koperasi dicatat dalam sistem tersebut, yang dapat dipantau berlapis oleh pengurus, pemerintah daerah, hingga kementerian.

Farida mengapresiasi dukungan TNI AD dalam pendampingan pembangunan fisik dan penguatan kelembagaan Kopdes di berbagai daerah. Ia berharap kolaborasi lintas lembaga ini mempercepat realisasi program dan memastikan dampak ekonomi dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Ketika potensi desa dikelola sendiri secara profesional dan transparan, kesejahteraan akan tumbuh dari desa,” ujar politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu.

Tags: KopdesKopdes Merah PutihPasal 33 UUD 1945Presiden Prabowo SubiantoProgram Strategis NasionalWakil Menteri Koperasi Farida Farichah
Previous Post

Export Bootcamp: 30 Hari Tembus Australia & Pasifik

Next Post

Kementerian UMKM Percepat Legalitas Usaha Mikro

Next Post
Kementerian UMKM Percepat Legalitas Usaha Mikro

Kementerian UMKM Percepat Legalitas Usaha Mikro

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo