Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keutuhan ekosistem bisnis digital, khususnya transportasi online, sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Menteri Maman saat memberikan sambutan pada acara Grab untuk Indonesia: Dukungan untuk Mitra Pengemudi dalam 3 Babak di Jakarta, Selasa (13/1). Menurutnya, keterlibatan Kementerian UMKM, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta BPJS Ketenagakerjaan mencerminkan kehadiran negara untuk memastikan para mitra pengemudi transportasi online memiliki kehidupan yang lebih baik, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.
Menteri Maman menyampaikan pemerintah akan terus memantau perkembangan transportasi online sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, agar kebijakan yang diambil benar-benar memberikan manfaat optimal bagi mitra pengemudi dan masyarakat luas. Ia menilai transportasi online telah menjadi bagian penting dari ekosistem UMKM yang menopang aktivitas ekonomi rakyat di berbagai daerah.
Kehadiran transportasi online dinilai membantu pelaku UMKM menjangkau konsumen di luar radius fisik usaha, mempermudah proses pemesanan, serta mempercepat pengiriman barang, sehingga berkontribusi langsung terhadap peningkatan volume penjualan. Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika tahun 2024, sekitar 27 juta UMKM di Indonesia telah bertransformasi ke dalam ekosistem digital melalui pemanfaatan media sosial dan marketplace.
Lebih lanjut, Menteri Maman menekankan keberlanjutan ekosistem digital harus dibarengi dengan perlindungan yang memadai bagi para mitra pengemudi. Dalam hal ini, BPJS Ketenagakerjaan memiliki peran strategis dalam memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan yang melengkapi program perlindungan dari perusahaan transportasi online.
“Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan memberikan rasa aman bagi para mitra. Rasa aman inilah yang menjadi fondasi hubungan yang sehat dan strategis antara mitra pengemudi dengan platform,” ujarnya.
Menteri Maman menegaskan Kementerian UMKM tidak berpihak pada salah satu pihak, baik perusahaan transportasi online, mitra pengemudi, maupun merchant. Pemerintah, kata dia, berperan menjaga keseimbangan seluruh ekosistem agar tetap utuh dan berkeadilan.
Ia menambahkan pandangan tersebut telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan mendapat persetujuan bahwa keseimbangan ekosistem transportasi online merupakan hal yang harus terus dijaga bersama demi mewujudkan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.




