• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Cover Story

Pameran Inacraft 2021 AkanTerapkan Protokol Kesehatan

Achmad Ichsan by Achmad Ichsan
November 17, 2020
in Cover Story, Headlines
0
THE 22ND INACRAFT MENUJU SMART EXHIBITION
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

International Handicraft Trade Fair (Inacraft) bakal kembali di 2021. Gelaran kerajinan tahunan ini awalnya dijadwalkan pada April, lalu diundur ke September 2020, namun karena pandemi corona belum mereda, Inacraft akan digelar pada 31 Maret–4 April 2021 di Jakarta Convention Center.

Direktur PT Mediatama Binakreasi, Umi Noor Wijiati menyebut, pihaknya bersama Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi), mempersiapkan hal-hal teknis untuk melangsungkan Inacraft ke-22. Sesuai anjuran pemerintah, yakni dimulainya beradaptasi dengan tatanan kehidupan yang baru, begitu pula pada pelaksanaan pameran.

“Dengan adanya Covid kami harus menerapkan protokol kesehatan dan mencoba membuat panduan dengan mengacu pada Kementerian Kesehatan. Tiga hal penting yang harus dipatuhi dan dilaksanakan dalam pameran adalah tracing, hygiene, dan physical distancing,” kata Umi dalam konferensi pers daring.

Umi menambahkan, untuk tracing, akan melibatkan semua stakeholder saat pameran, yakni peserta, supporting atau vendor-vendor yang akan terlibat, dan pengunjung. Semua SDM yang terlibat harus terdaftar. “Kalau peserta, mereka akan mengisi form safe assessment, yang memberikan informasi secara singkat mengenai keadaan yang bersangkutan yang penting harus ada surat kesehatan,” lanjutnya.

Kemudian pengunjung untuk tahun depan harus mendaftarkan terlebih dahulu secara online. Nanti akan terdapat isian-isian yang mensyaratkan pengunjung yang datang harus sehat. Untuk hygiene, dari segi peserta, semua peserta dalam arti pemilik maupun spg, wajib menggunakan masker.

“Khusus untuk spg dan penjaga stand harus menggunakan face shield. Para panitia juga, masker jadi yang utama, dengan anjuran face shield. Pengunjung begitu juga, jadi kalau pengunjung datang ke pameran tidak memakai masker otomatis tidak diizinkan untuk masuk,” lanjut Umi.

Ada pula pengecekan suhu tubuh sebanyak dua kali, pertama sebelum masuk area JCC atau masih di area GBK, begitu pula sebelum masuk JCC. Bagi peserta maupun pengunjung, jika suhu di atas 37,3 derajat Celcius, otomatis tidak diperkenankan masuk.

“Mereka akan langsung dibawa ke ruang isolasi yang disediakan oleh pihak venue. Orang yang terindikasi suhunya di atas 37,3 derajat Celcius otomatis dia belum sampai masuk ke gedung karena sudah dicegat di luar. Setelah itu tahapannya memang sudah ada petugas medis apakah mereka harus pulang, atau dirujuk ke rumah sakit,” jelasnya soal protokol kesehatan di Inacraft 2021.

Di pameran Inacraft 2021 turut disediakan pula ambulans, tenaga medis, dan rumah sakit rujukan. Untuk hygiene lainnya, nanti pihak venue akan menyediakan tempat cuci tangan dan sabun. Selain itu, di titik-titik tertentu ada hand sanitizer.

Penyelenggaran juga mewajibkan setiap stan, peserta harus menyediakan hand sanitizer. Lalu terkait physical distancing, layout dibuat tidak rapat-rapat untuk menjaga jarak aman. “Dampak dari layout yang kita ubah sesuai panduan protokol kesehatan maka jumlah peserta mengalami penurunan. Kini, membedakan pintu masuk dan pintu keluar, dan membuat satu arah untuk menghindari orang berpapasan,” lanjutnya.

Sedangkan yang berada di dalam stand, baik untuk petugas, spg, atau owner yang diizinkan maksimum dua orang untuk ukuran enam atau sembilan meter persegi. Transaksi pembayaran pun cashless lewat dukungan dari BNI dan akan menggunakan mesin EDC, semua peserta diharapkan menggunakannya.

“Hal yang sebelumnya di Inacraft tidak ada, untuk tahun depan akan menambah atau meng-hire SDM khususnya untuk memecah crowd di dalam gedung atau bila ada salah satu stan yang cukup ramai, kita akan coba untuk imbau supaya tidak terlalu menumpuk di satu titik,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, pada tahun 2019 INACRAFT diikuti lebih dari 1.300 para pelaku usaha kreatif kerajinan dari seluruh Indonesia dan peserta International menampilkan 1.000 lebih ragam produk kerajinan berkualitas, berhasil membukukan transaksi ritel senilai Rp149.000.000.000 dan kontrak dagang sebesar USD12.980.000.

Diharapkan, situasi ekonomi tahun 2021 mulai pulih dan kesempatan promosi yang akan kami hadirkan menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan tatanan gaya hidup baru di era digital sesungguhnya. INACRAFT mempersembahkan untuk para pelaku usaha kerajinan Indonesia unlimited promotion in borderless world karena perubahan zaman adalah keniscayaan. Bersama-sama kita akan menjadikan bangga akan produk kerajinan lokal yang berkualitas disukai pasar Dunia sebagai mutiara yang bersinar bagi bangkitnya perekonomian Indonesia. (Achmad Ichsan)

Tags: achmad ichsaninacraftinacraft fairinacraft newskerajinankesehatanmbkmediatamapameranpameran inacraftperajinprotokolterapkanukmumkm
Previous Post

Pemprov DKI Siap Memberikan Insentif Bagi Industri MICE

Next Post

Manjakan Tamu Dengan Berbagai Fasilitas

Next Post
Manjakan Tamu Dengan Berbagai Fasilitas

Manjakan Tamu Dengan Berbagai Fasilitas

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo