• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Talam 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Art

Pasar Seni dan Kriya Global Tumbuh Pesat, Produk Ramah Lingkungan Berbasis Budaya Paling Diminati

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
December 1, 2025
in Art, Ekonomi dan Bisnis, Headlines, Inspiration, Tips
0
Pasar Seni dan Kriya Global Tumbuh Pesat, Produk Ramah Lingkungan Berbasis Budaya Paling Diminati
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pasar seni dan kriya global mencatat pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Nilai pasar diperkirakan meningkat dari US$44,47 miliar pada 2024 menjadi US$47,35 miliar pada 2025, dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) 6,5%. Pertumbuhan historis ini dipicu meningkatnya permintaan produk ramah lingkungan, perayaan keberagaman budaya, tren pemberian hadiah personal, maraknya lokakarya keterampilan, serta tingginya minat konsumen terhadap produk yang dapat dipersonalisasi.

Dalam rilis researchandmarkets.com, proyeksi hingga lima tahun ke depan menunjukkan pasar akan terus berkembang, mencapai US$62,61 miliar pada 2029 dengan CAGR 7,2%. Pendorong utama fase pertumbuhan baru ini antara lain percepatan transformasi digital, meningkatnya disposable income, berkembangnya budaya DIY (do-it-yourself), serta meluasnya kolaborasi lintas sektor yang memperkaya inovasi produk. Tren utama yang diprediksi mendominasi meliputi craft berbasis teknologi, inovasi alat kerja khusus, hingga integrasi perangkat digital dalam produksi kriya.

Namun, laporan terbaru mencatat adanya sedikit revisi penurunan proyeksi sebesar 0,1 persen dari perkiraan sebelumnya. Hal ini berkaitan dengan meningkatnya tarif impor antara AS dan sejumlah negara yang memengaruhi perdagangan produk handmade serta bahan baku kriya. Tarif timbal balik antarnegeri diperkirakan membatasi alur kolaborasi internasional dan memperlambat pasokan material otentik ke berbagai pusat craft tourism.

Hingga 2024, Amerika Utara menjadi kawasan terbesar dalam pasar seni dan kriya, disusul Eropa Barat dan kawasan Asia-Pasifik. Negara-negara yang menjadi pemain utama dalam laporan pasar ini meliputi AS, Kanada, Inggris, Jerman, Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, India, hingga Indonesia.

Pasar seni dan kriya global mencakup penjualan produk seperti craft kits, barang dekoratif, perlengkapan tulis, hingga produk kreatif untuk kebutuhan rumah. Nilai pasar dihitung berdasarkan harga pabrik (factory gate), termasuk layanan terkait yang dijual langsung oleh produsen kepada konsumen, distributor, atau peritel.

Laporan riset pasar ini juga menyoroti cepatnya perubahan kondisi perdagangan internasional, yang menyebabkan proyeksi harus diperbarui secara berkala. Perubahan drastis tarif AS pada 2025, misalnya, telah memukul sektor rekreasi dan juga berimbas pada rantai pasok peralatan kreatif yang bergantung pada impor.

Industri seni dan kriya sendiri mencakup berbagai kategori mulai dari seni lukis dan gambar, tekstil dan jahit-menjahit, paper craft, perlengkapan anak, hingga alat artisan. Pemanfaatan bahan tradisional, daur ulang, dan mixed media terus berkembang sesuai preferensi konsumen lintas usia dan lintas pasar, baik melalui toko fisik maupun platform digital.

Tags: asephicraftinacraftPasar seni dan kriya globalresearchandmarkets.com
Previous Post

Industri Craft Dunia Menguat, Indonesia Dinilai Punya Peluang Besar di Pasar Global

Next Post

Sterilisasi Pasar Domestik Jadi Prioritas Pemerintah untuk Penguatan UMKM

Next Post
Sterilisasi Pasar Domestik Jadi Prioritas Pemerintah untuk Penguatan UMKM

Sterilisasi Pasar Domestik Jadi Prioritas Pemerintah untuk Penguatan UMKM

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo