• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft on October 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Cover Story

Pesona Mutiara Laut Indonesia

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
July 4, 2019
in Cover Story, Headlines, Product
0
Pesona Mutiara Laut Indonesia
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Potensi perairan laut Indonesia menawarkan sejumlah peluang usaha yang belum tergali secara optimal. Salah satunya, adalah budidaya mutiara air laut yang memiliki nilai pasar sangat tinggi.

Menurut Nunik Anurningsih, pemilik Aulia Jewllery dan pendiri Yayasan Mutiara Laut Indonesia (YMLI), mutiara merupakan satu-satunya permata yang berasal dari makhluk hidup, yang didapat bukan dengan cara menggali tambang, melainkan dengan cara budidaya. Mutiara diperoleh dari tubuh kerang, yang semua komponen tubuhnya dapat dimanfaatkan, kulit kerang untuk kerajinan, dagingnya untuk dikonsumsi, dan mutiara untuk perhiasan. Dengan demikian, usaha mutiara merupakan usaha yang tidak mencemari lingkungan.

Dalam menjalankan budidaya mutiara, membutuhkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan. Sebab, untuk membudidayakan mutiara memerlukan lingkungan perairan laut yang bersih dan tidak tercemar oleh sampah untuk memastikan kerang mutiara tetap hidup dan berkualitas baik.

Mutiara air laut Indonesia memiliki kualitas keindahan yang sangat mempesona. Menurut Nunik, standar harga mutiara air laut Indonesia ditentukan oleh warna, bentuk, ukuran, ketebalan, dan pesona kemilau mutiara. Perhiasan mutiara rata-rata dijual seharga Rp800 ribu ke atas, tergantung desainnya. Salah satu produk perhiasan mutiara yang eksklusif, berasal dari perairan laut Papua.

Mutiara air laut Indonesia, merupakan salah satu batu permata terbaik yang ada di dunia. Tidak hanya sekadar perhiasan, mutiara juga memiliki nilai investasi bisnis yang menjanjikan hingga puluhan juta. Seiring banyaknya permintaan pasar, maka sering pula beredar di pasaran produk mutiara dalam bentuk tiruan.

Menurut Nunik, untuk mengenali mutiara asli dapat dilakukan dengan cara latihan meraba bentuk mutiara. Salah satunya, dengan memipis perlahan mutiara tersebut di antara gigi atas dan gigi bawah. Apabila permukaan cenderung berpasir, menandakan keaslian. Sedangkan apabila permukaannya licin maka umumnya merupakan mutiara buatan.

Untuk mengidentifikasi mutiara laut asli secara lebih akurat, dapat dilakukan dengan memeriksa lebih lanjut di laboratorium. Selain itu, untuk membedakan mutiara asli dengan buatan juga bisa dilihat dari warnanya. Menurut Nunik, mutiara budidaya Indonesia memiliki dua kelompok warna, yakni gold dan white. Untuk warna gold umumnya memiliki gradasi kuning, champagne, gold dan imperial gold. Sedangkan warna white bervariasi antara putih, krem, pink, kebiruan, dan silver.

Faktor lain yang membuat mutiara asli menjadi sangat eksklusif dan mahal adalah lustre, nacre, dan size. Lustre merupakan sinar yang dipantulkan mutiara. Mutiara dengan kemilau tinggi mempunyai kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan kilau yang redup. Nacre adalah lapisan yang menutupi ‘nucleii’, biasanya terdiri dari kalsium dan aragonit semacam kristal kalsium karbonat. Tren pesona mutiara yang banyak diminati pasar, adalah mutiara warna gold. Semakin tua warna gold-nya, semakin mempesona dan semakin banyak dicari para kolektornya. (Ahmad Jauhari)

Tags: indonesiamutiaramutiara lautPesona Mutiara Laut Indonesia
Previous Post

Pengurus BPD ASEPHI Sumbar Dilantik

Next Post

Keindahan Perhiasan Khas Nusantara

Next Post
Keindahan Perhiasan Khas Nusantara

Keindahan Perhiasan Khas Nusantara

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

smile haartransplantation kosten istanbul

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo