• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Headlines

Polewali Mandar International Folk & Art Festival

Achmad Ichsan by Achmad Ichsan
August 2, 2019
in Headlines, Travel
0
Polewali Mandar International Folk & Art Festival
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Annual Event Polewali Mandar International Folk & Art Festival (PIFAF) 2019 mempromosikan seni dan budaya masyarakat di Sulawesi Barat (Sulbar) kepada wisatawan mancanegara.

PIFAF 2019 yang digelar di Arena Sport Center, Poliwali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), pada 1-7 Agustus 2019 dihadiri oleh tujuh negara diantaranya Korea Selatan, Ekuador, Ceko, India, Slovakia, Timur Leste, termasuk Indonesia.

Ketua Koordinator Calendar of Event (CoE) Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Raseno Arya, di Poliwali Mandar, Kamis (1/8/2019), mengatakan PIFAF merupakan event pertukaran budaya dan kesenian tradisional antar bangsa.

“Event ini bertujuan untuk mempromosikan seni budaya dan pariwisata Tanah Mandar di Sulbar ke wisatawan mancanegara (wisman),” katanya.

Ia mengatakan, pada penyelenggaraan PIFAF kali ini melibatkan 400 orang penari dari tujuh negara, Indonesia, Timor Leste, India, Korea Selatan, Republik Ceko, dan Slovakia.

Dalam kesempatan tersebut juga Raseno berpesan, agar penyelenggaraan PIFAF tahun mendatang tempat penyelenggaraan berdampingan dengan destinasi pariwisata yang ada di Poliwali Mandar. Terlebih lagi, event ini mendatangkan wisatawan mancanegara dari benua Asia dan Eropa.

“Untuk hari ini saja ada 150 pelaku seni dari mancanegara yang hadir dalam event PIFAF. Manfaatnya tentu sudah jelas, mereka pasti akan menceritakan pengalaman mereka datang ke Poliwali Mandar di kampungnya. Ini adalah bentuk promosi yang efektif dan dapat memangkas biaya promosi yang besar ke luar negeri,” ucap Raseno.

Sementara itu, Andi Ibrahim Masdar, Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), menyampaikan, agar Kabupaten Poliwali Mandar menjadi tuan rumah yang baik bagi para delegasi yang hadir serta mengevaluasi agar event PIFAF di tahun mendatang lebih sempurna lagi.

“Harapan saya pelayanan-pelayanan yang berkaitan langsung dengan para delegasi dari mancanegara terus ditingkatkan. Sehingga para tetamu yang menjadi delegasi ini tidak bosan di Poliwali Mandar. Dan, mereka yang tadinya hanya berkunjung sekali akan berkunjung kembali dua hingga tiga kali,” ungkap Gubernur Andi Ibrahim Masdar.

Gubernur Sulbar ini pun menaruh harapan besar pada para pelaku seniman dan budayawan daerah agar selalu menjaga dan melestarikan seni kebudayaan yang memiliki keaslian. “Kita harus bangga, bahwa dalam beberapa dekade ini Poliwali Mandar selalu tampil dalam ajang nasional dan selalu membanggakan,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Andi Masri Masdar, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Poliwali Mandar, menyatakan harapannya agar para delegasi dari berbagai negara ini mendapatkan kesan ramah, aman dan nyaman. Dengan begitu kelak mereka pulang ke negara masing-masing dapat membawa pesan dan kenangan yang baik di Poliwali Mandar.

“Saya pun berharap para stakeholder pariwisata di Poliwali Mandar khususnya, industri perhotelan agar terus meningkatkan pelayanannya sehingga ke depannya kita mampu menampung delegasi lebih banyak lagi,” pungkas Andi Masri Masdar. (Ichsan)

Tags: achmad ichsaninacraft newskerajinanpariwisataukm
Previous Post

BCA Siap Serap Gagasan Cemerlang Digitalisasi Perbankan

Next Post

PIEP Bersama BBI Menampilkan 2000 Penari Tradisional di Acara Car Free Day

Next Post
PIEP Bersama BBI Menampilkan 2000 Penari Tradisional di Acara Car Free Day

PIEP Bersama BBI Menampilkan 2000 Penari Tradisional di Acara Car Free Day

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo