• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Talam 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Travel

PPKM dilanjutkan, Pelaku Wisata dan Koperasi Rakyat Menjerit

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
August 22, 2021
in Travel
0
PPKM dilanjutkan, Pelaku Wisata dan Koperasi Rakyat Menjerit
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Para pelaku wisata dan gabungan Koperasi rakyat serta UMKM yang mengelola tempat wisata di kaki Gunung Salak meminta kepada pemangku kepentingan baik dari pemerintah daerah dan pusat untuk menurunkan level PPKM di wilayahnya.

Hal tersebut disampaikan karena para pelaku wisata sangat terpukul dengan adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat di kawasan wisata yang berada di wilayah Kabupaten Bogor.

Seperti diketahui Pemerintah pusat masih menerapkan PPKM level 3 untuk daerah Jabodetabek dan sekitarnya termasuk areal wisata di Gunung Salak. Padahal kasus aktif di daerah Kabupaten Bogor sudah menunjukkan penurunan.

Salah satu warga yang terkena dampak PPKM ini adalah Dirman, pedagang dan pemandu wisata di kawasan Gunung Salak Endah. Sejak pemberlakuan PPKM pintu masuk wisata dilarang buka sama sekali. Padahal masyarakat sekitar penghasilannya sangat bergantung dari wisatawan yang masuk.

“Saya berjualan di sini sudah hampir belasan tahun, dengan adanya aturan pemerintah terkait PPKM, dalam aturan tersebut menutup total bagi pengunjung yang datang. Itu sangatlah memberatkan kami dan teman-teman sesama pedagang di tempat ini,” terang Dirman.

Sejak PPKM, puluhan deretan kios yang ada di kawasan Gunung Salak Endah praktis tidak beroperasi. “Dengan tidak diperbolehkan ada pengunjung yang datang sama saja bohong, lalu siapa yang mau beli dagangan kami. berikan kami sedikit kelonggaran di kawasan wisata untuk meringankan kebutuhan kami sehari-hari,” ujar Dirman.

Di lain pihak, di tahun berjalan Kemenparekraf telah menyusun tiga program prioritas dalam upayanya mempercepat pemulihan pariwisata menerapkan quality tourism dan Ekonomi kreatif serta digitalisasi dan kedaulatan digital.

Untuk itu, anggaran Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun 2021 di tetapkan sebesar 4,9 triliun atau naik Rp 795,71 milyar dari pagu awal yang di tetapkan menteri keuangan Sri mulyani sebesar Rp 4,11 triliyun ada kanaikan 19,4% pada pagu anggaran 2021 sehingga menjadi Rp 4,90 triliun ucapnya.

Pemerintah diharapkan dapat mengatur dan mengukur dengan kebijakan yang diambil harus dapat diterima oleh kalangan masyarakat kecil, terutama pemerintah daerah yang mengetahui karakter masyarakatnya sendiri.

Kawasan Gunung Salak, yang terletak di Kabupaten Bogor Jawa Barat memiliki tempat wisata alam yang variatif, dari area camping ground, wisata trekking, kawah vulkanik, air terjun, dan objek wisata lainnya. Dalam situasi normal, areal Taman Nasional Gunung Halimun – Salak cukup ramai didatangi pengunjung, utamanya dari Jakarta. (Renol R)

Tags: gunung salakkawah ratutaman nasional gunung salak halimun
Previous Post

Packaging Design Challenge For Future Sustainability

Next Post

GEBYAR KRISTA EXHIBITIONS VIRTUAL EXPO 2021

Next Post
Bangun Bisnis dengan Bantuan Layanan Bank

GEBYAR KRISTA EXHIBITIONS VIRTUAL EXPO 2021

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo