• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft Yogyakarta 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Art

Tren Kerajinan 2026: Lebih Personal, Berkelanjutan, dan Sarat Makna

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
February 23, 2026
in Art, Ekonomi dan Bisnis, How to Do, Inspiration, Tips
0
Tren Kerajinan 2026: Lebih Personal, Berkelanjutan, dan Sarat Makna
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dunia kerajinan tangan (crafting) memasuki babak baru pada 2026. Jika sebelumnya tren didominasi proyek cepat yang mengikuti arus media sosial, tahun ini arah kreativitas bergeser ke karya yang lebih bermakna, berkelanjutan, personal, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Perajin kini tidak lagi sekadar mengejar estetika tren, melainkan menghadirkan karya yang terasa handmade, fungsional, dan indah untuk digunakan dalam jangka panjang. Menariknya, tren ini juga semakin inklusif. Tanpa perlu studio besar atau peralatan mahal, siapa pun dapat menciptakan karya istimewa dengan material sederhana dan desain yang matang.

Berikut sejumlah tren kerajinan yang diprediksi mendominasi 2026:

Hiasan Rumah yang Lebih Personal dan Hangat
Personalisasi tetap menjadi primadona, namun dengan pendekatan yang lebih halus. Jika dulu monogram besar dan huruf mencolok populer, kini tren mengarah pada sentuhan lembut seperti nama yang dilukis tangan di atas baki, inisial keluarga yang dibordir pada linen, hingga tanggal spesial yang dijahit di bantal. Karya personal ini juga diminati sebagai hadiah karena terasa lebih bermakna dibanding produk massal.

Kerajinan Tekstil Bertekstur Lembut
Kain menjadi medium utama dengan penekanan pada tekstur. Hiasan dinding quilted, runner meja jahit tangan, hingga proyek felt berlapis banyak diminati. Warna-warna netral mendominasi, sementara jahitan terlihat dan tepi kain yang tidak sempurna justru menjadi nilai artistik.

Keramik Fungsional Buatan Tangan
Tanah liat tidak lagi sekadar karya seni pajangan. Pada 2026, keramik handbuilding hadir dalam bentuk piring kecil, tempat cincin, vas mungil, hingga wadah lilin. Bentuk organik dan glasir sederhana menjadi ciri khasnya, menghadirkan kesan natural dan abadi.

Dekorasi Musiman yang Tahan Lama
Dekorasi musiman kini dirancang agar dapat digunakan berulang setiap tahun. Labu kain, ornamen felt, atau hiasan jahit tangan menggantikan dekorasi sekali pakai. Konsepnya adalah membuat lebih sedikit karya, tetapi berkualitas dan tahan lama.

Sulam Modern
Teknik bordir berkembang dengan sentuhan kontemporer. Motif garis wajah, ilustrasi botani, hingga bentuk abstrak populer digunakan tidak hanya pada hoop, tetapi juga pada serbet, tote bag, dan bantal. Palet warna lembut membuatnya tampil modern.

Kerajinan Kertas Artistik
Kerajinan kertas semakin refined dengan penggunaan kertas handmade, tepi sobek alami, cap lilin, hingga teknik layering. Kartu ucapan, banner dekoratif, dan karya kertas berbingkai menjadi pilihan populer.

Material Alami dan Berkelanjutan
Kesadaran lingkungan menjadi bagian inti budaya crafting. Linen, katun, wol felt, kayu, tanah liat, dan kertas handmade banyak digunakan. Praktik upcycling dan pemanfaatan ulang material juga semakin digemari.

Kerajinan Fungsional untuk Dapur dan Jamuan
Proyek seperti kartu resep handmade, talenan lukis, mangkuk garam dari tanah liat, hingga serbet bordir menjadi tren karena menggabungkan fungsi dan estetika dalam kehidupan sehari-hari.

Mixed Media
Penggabungan berbagai medium—kertas, kain, cat, dan tanah liat—menciptakan karya unik dan ekspresif. Teknik campuran ini memberi kebebasan eksplorasi tanpa batas aturan kaku.

Slow Crafting dan Mindful Projects
Lebih dari sekadar hasil akhir, proses menjadi fokus utama. Proyek seperti sulam tangan, keramik, atau journaling dipilih karena memberi ruang refleksi dan mendukung kesehatan mental.

Karya untuk Dipajang
Kerajinan kini menjadi bagian dari dekorasi rumah. Bordir berbingkai, banner kain, hingga keramik dinding dipadukan dengan koleksi vintage untuk menciptakan tampilan personal.

Perpaduan Digital dan Handmade
Teknologi ikut berperan, mulai dari desain digital yang diubah menjadi pola bordir hingga mesin potong yang dikombinasikan dengan lukisan tangan. Sentuhan akhir tetap handmade, menciptakan keseimbangan antara efisiensi dan keunikan.

Secara keseluruhan, tren kerajinan 2026 menekankan makna dibanding kesempurnaan. Kreativitas diarahkan untuk menghadirkan karya yang personal, fungsional, dan berkelanjutan. Crafting bukan lagi sekadar hobi, melainkan bagian dari gaya hidup yang penuh intensi dan kegembiraan.

Dengan pendekatan ini, setiap karya tidak hanya menjadi dekorasi, tetapi juga bagian dari cerita, rumah, dan ritual sehari-hari pembuatnya.

Tags: Tren Kerajinan 2026
Previous Post

Komitmen Investasi 38,4 Miliar Dolar AS Tercapai di Business Summit US-ABC

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo