• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Business

Menteri UMKM Minta Penyaluran KUR < Rp100 Juta Wajib Bebas Agunan

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
November 27, 2025
in Business, CSR, Ekonomi dan Bisnis, Finance & Banking, Headlines
0
Menteri UMKM Minta Penyaluran KUR < Rp100 Juta Wajib Bebas Agunan
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) harus dilakukan secara tepat sasaran serta disertai tanggung jawab bersama antara bank penyalur dan pelaku UMKM penerima pembiayaan. Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka program Kumitra di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (20/11).

Menteri Maman menyebut masih banyak pengusaha mikro yang menghadapi kendala keuangan karena rendahnya disiplin dan literasi keuangan. Ia menekankan bahwa bantuan pembiayaan perlu diiringi pendampingan agar menghasilkan perkembangan usaha yang nyata. “Program Kumitra hadir untuk memperkuat kemitraan dengan usaha mikro sekaligus memberikan pemahaman mengenai cara mengelola pendanaan agar usahanya tumbuh,” ujarnya.

Selain meminta pelaku UMKM bertanggung jawab memanfaatkan dana KUR secara optimal, Maman juga mengingatkan lembaga keuangan agar menyalurkan KUR sesuai ketentuan, termasuk aturan bahwa pinjaman di bawah Rp100 juta wajib tanpa agunan. Ia menyebut kekhawatiran perbankan terhadap kemampuan bayar pelaku usaha sering menjadi penyebab pengajuan KUR ditolak. “Pemerintah memberikan subsidi bunga kepada bank penyalur KUR. Tugas bank adalah mengalokasikan sebagian subsidi itu untuk pendampingan dan pembinaan,” katanya.

Kementerian UMKM, sebagai instansi yang diberi mandat menyalurkan KUR, memastikan proses penyaluran berjalan transparan dan sesuai aturan. Maman menegaskan tidak segan menjatuhkan sanksi kepada pihak yang menyalahi ketentuan. Ia juga meminta kepala daerah lebih proaktif mengusulkan UMKM yang layak menerima KUR melalui dinas terkait. “Pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi menjadi jembatan komunikasi antara UMKM dan bank penyalur KUR,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan komitmennya memperkuat kapasitas 4,2 juta UMKM di wilayahnya. Jawa Tengah tercatat sebagai provinsi penerima manfaat KUR terbesar pada 2025, dengan total penyaluran Rp41 triliun kepada lebih dari 791 ribu UMKM. “Tumbuh kembangnya UMKM Jawa Tengah turut memperkuat perekonomian nasional dan mengurangi angka pengangguran,” kata Gubernur Luthfi.

Acara Kumitra di Semarang turut diisi dengan penyerahan bantuan KUR dan non-KUR dari BPD Jateng, PNM, BSI, BNI, Mandiri, Pegadaian, dan Jamkrindo, serta bantuan perbaikan alat produksi dari peritel Alfamart kepada sejumlah pengusaha mikro.

Tags: asephiinacraftKredit Usaha RakyatkumitrakurMaman AbdurrahmanMenteri UMKM
Previous Post

Pameran Paradocs 2025 Hadirkan Karya Lintas Angkatan dengan Tema “Run Wild” di Taman Ismail Marzuki

Next Post

Pameran Seni “Kemilau Toeti Heraty 92 Tahun: Menyingkap Pretensi”

Next Post
Pameran Seni “Kemilau Toeti Heraty 92 Tahun: Menyingkap Pretensi”

Pameran Seni “Kemilau Toeti Heraty 92 Tahun: Menyingkap Pretensi"

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo