• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft Yogyakarta 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home CSR

Kemenperin Dorong Industri Kecil Manfaatkan Belanja Pemerintah dan BUMN

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
March 23, 2026
in CSR, Ekonomi dan Bisnis, Headlines
0
Kemenperin Dorong Industri Kecil Manfaatkan Belanja Pemerintah dan BUMN
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Perindustrian mendorong industri kecil dan menengah (IKM) untuk memaksimalkan peluang dari belanja barang dan jasa pemerintah serta badan usaha milik negara (BUMN). Upaya ini dilakukan melalui penguatan kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) guna meningkatkan partisipasi pelaku usaha lokal dalam pengadaan nasional.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kementerian Perindustrian, Reni Yanita, mengatakan kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan IKM dan UMKM sebagai pemasok barang dan jasa pemerintah. “Kebijakan ini diharapkan berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Pemerintah menyediakan fasilitas sertifikasi TKDN bagi industri kecil agar dapat lebih mudah mengakses pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kebijakan ini juga sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 yang mewajibkan alokasi minimal 40 persen belanja pemerintah untuk produk dalam negeri, termasuk dari UMKM dan koperasi.

Reni menjelaskan, sertifikat TKDN dapat meningkatkan kepercayaan pejabat pembuat komitmen dalam memastikan produk yang dibeli merupakan hasil produksi dalam negeri. Karena itu, Kemenperin terus melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada pelaku industri terkait tata cara pengajuan sertifikasi tersebut.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kemenperin melalui Direktorat Jenderal IKMA menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis pendaftaran sertifikasi TKDN bagi industri kecil di Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan yang diikuti sekitar 100 pelaku industri kecil itu mencakup pemaparan materi, pengisian data melalui sistem SIINas, hingga sesi konsultasi langsung.

Sekretaris Direktorat Jenderal IKMA, Riefky Yuswandi, menyebut hingga pertengahan Juli 2024 terdapat 37.110 permohonan sertifikasi TKDN-IK, dengan 14.068 sertifikat telah diterbitkan untuk 17.066 produk. Di Jawa Tengah, tercatat 1.921 sertifikat dengan 2.575 produk, termasuk kontribusi dari Kabupaten dan Kota Magelang.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong pelaku industri kecil untuk mengajukan sertifikasi secara mandiri sehingga mampu meningkatkan partisipasi dalam proyek pengadaan pemerintah.

Riefky menambahkan, potensi belanja pemerintah dan BUMN juga tercermin dari capaian kegiatan business matching 2024 yang mencatat komitmen pembelian produk dalam negeri mencapai Rp1.428,25 triliun. Nilai tersebut terdiri atas komitmen kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah sebesar Rp585,69 triliun serta BUMN sebesar Rp842,56 triliun.

Menurut dia, besarnya nilai tersebut menunjukkan peluang pasar yang perlu dimanfaatkan pelaku industri kecil, terutama di tengah tantangan ekonomi global yang memengaruhi sektor industri nasional.

Kementerian Perindustrian berharap melalui berbagai program pembinaan dan fasilitasi tersebut, pelaku IKM dapat meningkatkan kapasitas dan daya saing sehingga mampu menjadi bagian penting dalam rantai pasok pengadaan nasional.

Tags: IKMAKementerian PerindustrianReni YanitaRiefky YuswandiTingkat Komponen Dalam NegeriTKDN
Previous Post

Gelar Griya Idulfitri di Istana, Presiden Prabowo Terima Tokoh Bangsa

Next Post

Kemenperin Dorong IKM Fesyen dan Kriya Perkuat Daya Saing Lewat Desain

Next Post
Kemenperin Dorong IKM Fesyen dan Kriya Perkuat Daya Saing Lewat Desain

Kemenperin Dorong IKM Fesyen dan Kriya Perkuat Daya Saing Lewat Desain

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

smile haartransplantation kosten istanbul

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo