• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft Yogyakarta 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Art

Keris dan Identitas Bangsa: Fadli Zon Dorong Ekosistem Budaya Berkelanjutan

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
April 21, 2026
in Art, Cover Story, Event, Inspiration, Travel
0
Keris dan Identitas Bangsa: Fadli Zon Dorong Ekosistem Budaya Berkelanjutan
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya penguatan ekosistem pelestarian keris sebagai bagian dari warisan budaya dunia. Hal itu disampaikan saat meresmikan Solo Arts and Culture Exhibition di Museum Keris Nusantara, dalam rangkaian peringatan Hari Keris Nasional 2026.

Pameran bertema “Jaga Budaya” tersebut menampilkan beragam koleksi keris, karya seni rupa, serta pertunjukan budaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelestarian tradisi sekaligus memperluas apresiasi publik terhadap nilai sejarah dan filosofi keris.

Menurut Fadli, keris bukan sekadar benda pusaka, melainkan representasi identitas budaya Indonesia yang telah diakui dunia. “Di dalam keris terdapat ekspresi budaya yang kaya, mulai dari makna simbolik hingga pencapaian artistik yang tinggi,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai kalangan dalam pameran tersebut, termasuk kolektor dari latar belakang nonbudaya seperti militer, kepolisian, dan sektor keuangan. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai penting untuk memperkuat ekosistem kebudayaan secara berkelanjutan.

Fadli menilai Indonesia sebagai negara dengan kekayaan budaya yang sangat besar atau mega-diversity. Ia menyebut, sejarah panjang peradaban Nusantara harus menjadi fondasi identitas nasional. “Kita bukan sekadar nation state, tetapi juga civilizational state dengan warisan peradaban yang panjang,” kata dia.

Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani mengatakan Museum Keris Nusantara memiliki peran strategis sebagai pusat koleksi keris sekaligus ruang edukasi budaya. Ia menilai pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi kreatif, termasuk melalui kolaborasi dengan sektor jasa keuangan.

“Pengembangan rencana bursa keris diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan perajin sekaligus menarik minat generasi muda,” ujar Astrid.

Dalam rangkaian acara, turut digelar sesi diskusi yang menghadirkan Staf Khusus Menteri Bidang Sejarah dan Pelindungan Warisan Budaya, Basuki Teguh Yuwono. Ia menekankan bahwa budaya keris tidak hanya berkaitan dengan masa lalu, tetapi membutuhkan pola pewarisan yang berkelanjutan.

Pameran ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, komunitas budaya, hingga sektor swasta. Sejumlah institusi seperti Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia dan Infobank Media Group turut berkontribusi dalam penyelenggaraan acara.

Ke depan, pemerintah berencana memperkuat ekosistem perkerisan melalui sejumlah langkah, antara lain pengembangan bursa keris, digitalisasi katalog, serta program edukasi dan sertifikasi. Upaya ini diharapkan dapat memastikan pelestarian budaya berjalan beriringan dengan peningkatan nilai ekonomi dan keterlibatan generasi muda.

Tags: Astrid WidayaniFadli ZonJaga BudayaSolo Arts and Culture Exhibition
Previous Post

Pemerintah Andalkan Waralaba untuk Percepat Pertumbuhan UMKM

Next Post

Peringatan KAA ke-71 di Bandung, Pemerintah Dorong Budaya sebagai Instrumen Perdamaian

Next Post
Peringatan KAA ke-71 di Bandung, Pemerintah Dorong Budaya sebagai Instrumen Perdamaian

Peringatan KAA ke-71 di Bandung, Pemerintah Dorong Budaya sebagai Instrumen Perdamaian

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

smile haartransplantation kosten istanbul

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo