• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft on October 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Cover Story

Peringatan KAA ke-71 di Bandung, Pemerintah Dorong Budaya sebagai Instrumen Perdamaian

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
April 21, 2026
in Cover Story
0
Peringatan KAA ke-71 di Bandung, Pemerintah Dorong Budaya sebagai Instrumen Perdamaian

Foto: Kementerian Kebudayaan

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menggelar peringatan 71 tahun Konferensi Asia Afrika di Hotel Savoy Homann, Senin (19/4/2026). Kegiatan bertajuk Bandung Spirit: Budaya sebagai Jembatan Perdamaian Dunia ini menegaskan kembali peran kebudayaan dalam merespons dinamika global.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam pidato kebudayaan mengatakan, dunia saat ini menghadapi ketidakpastian global dan menurunnya kepercayaan antarnegara. Kondisi tersebut ditandai meningkatnya konflik geopolitik dan perlombaan persenjataan, yang turut mengancam keberlanjutan warisan budaya.

“Jika ingin membangun perdamaian yang berkelanjutan, kebudayaan harus dilindungi. Tidak boleh ada perang yang menghapus sejarah suatu bangsa,” ujar Fadli.

Ia menambahkan, semangat Dasasila Bandung perlu dihidupkan kembali sebagai rujukan moral dalam membangun tatanan dunia yang lebih adil. Indonesia, kata dia, tetap berkomitmen pada prinsip non-blok serta menjunjung nilai-nilai Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa di tengah dinamika global.

Dalam forum tersebut juga digelar dialog kebudayaan bertajuk refleksi nilai historis KAA. Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Duta Besar Mesir untuk Indonesia Yasser Hassan Farag Elshemy, anggota DPR Ledia Hanifa, serta akademisi hubungan internasional Anton Aliabbas.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan rencana pemerintah kota mengusulkan kawasan Simpang Lima hingga Jalan Asia Afrika sebagai situs warisan dunia UNESCO. Kawasan tersebut dinilai memiliki nilai historis yang kuat sebagai simbol “Bandung Spirit”.

Selain diskusi, acara juga diisi peluncuran buku Konferensi Asia Afrika dalam Gambar yang merekam dokumentasi visual peristiwa KAA 1955. Pameran foto dan arsip sejarah turut ditampilkan untuk memperkuat literasi publik mengenai peristiwa tersebut.

Sejumlah perwakilan diplomatik dari negara peserta KAA turut hadir, di antaranya dari Sudan, Kamboja, dan Yaman, serta perwakilan negara Asia dan Afrika lainnya. Hadir pula pejabat pemerintah pusat dan daerah, akademisi, serta komunitas budaya.

Kementerian Kebudayaan menilai peringatan KAA tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga sebagai sarana diplomasi budaya. Melalui kerja sama antarnegara dan pertukaran pengetahuan, pemerintah berharap kebudayaan dapat menjadi fondasi dalam memperkuat identitas bangsa sekaligus mendorong perdamaian dunia.

Tags: Fadli ZonKAAKementerian KebudayaanKonferensi Asia Afrikaunesco
Previous Post

Keris dan Identitas Bangsa: Fadli Zon Dorong Ekosistem Budaya Berkelanjutan

Next Post

Pemerintah Pastikan Industri Tekstil Nasional Tetap Terkendali di Tengah Dinamika Global

Next Post
Pemerintah Pastikan Industri Tekstil Nasional Tetap Terkendali di Tengah Dinamika Global

Pemerintah Pastikan Industri Tekstil Nasional Tetap Terkendali di Tengah Dinamika Global

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

smile haartransplantation kosten istanbul

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo