• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft Yogyakarta 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Cover Story

Mendag Ajak Industri Manufaktur Manfaatkan TEI 2026 untuk Perluas Pasar Ekspor

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
June 14, 2026
in Cover Story
0
Mendag Ajak Industri Manufaktur Manfaatkan TEI 2026 untuk Perluas Pasar Ekspor

Foto: Kementerian Perdagangan

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak perusahaan-perusahaan manufaktur nasional memanfaatkan ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 sebagai sarana memperluas pasar ekspor dan memperkuat posisi produk Indonesia di pasar internasional. Pameran perdagangan terbesar Indonesia tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten.

Ajakan itu disampaikan Budi Santoso dalam acara CEO Gathering TEI 2026 yang dihadiri puluhan perusahaan dan asosiasi industri manufaktur di Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026. Peserta yang hadir berasal dari berbagai subsektor, mulai dari tekstil, farmasi, elektronika, otomotif, kosmetik, industri hilirisasi logam, hingga badan usaha milik negara (BUMN) sektor strategis.

Menurut Budi, sektor manufaktur memiliki peran penting dalam perekonomian nasional karena menjadi salah satu penyumbang utama ekspor, pencipta lapangan kerja, sekaligus motor pertumbuhan industri nasional.

“Kami menyelenggarakan Trade Expo Indonesia untuk membantu pelaku usaha memperluas pasar. Karena itu kami berharap perusahaan-perusahaan manufaktur dapat berpartisipasi sehingga semakin banyak pembeli internasional yang datang dan semakin besar transaksi yang tercipta,” kata Budi.

Ia menilai prospek ekspor Indonesia masih menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, pada periode Januari–April 2026 Indonesia mencatat surplus perdagangan sebesar US$ 5,64 miliar. Pada periode yang sama, nilai ekspor nasional tumbuh 5,48 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu.

Surplus perdagangan yang tercatat pada April 2026 juga memperpanjang tren surplus neraca perdagangan Indonesia menjadi 72 bulan berturut-turut.

“Hal ini menunjukkan bahwa produk Indonesia tetap memiliki daya saing yang baik dan masih diminati oleh pasar internasional,” ujar Budi.

Untuk mendukung peningkatan ekspor, Kementerian Perdagangan terus memperkuat berbagai layanan promosi perdagangan melalui TEI. Salah satu program unggulannya adalah business matching yang mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan calon pembeli dari berbagai negara.

Menurut Budi, peserta TEI tidak hanya mendapatkan fasilitas pameran, tetapi juga kesempatan melakukan presentasi produk kepada perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri. Setelah itu, Kementerian Perdagangan akan membantu mencarikan calon pembeli potensial sebelum pameran berlangsung.

“Ketika perusahaan sudah mendaftar, kami fasilitasi mulai dari pitching produk, pencarian buyer, hingga business matching. Bahkan tidak sedikit transaksi yang sudah terjadi sebelum pameran dimulai,” katanya.

Efektivitas program tersebut terlihat dari capaian penyelenggaraan TEI tahun lalu. Pada hari pertama pelaksanaan, nilai transaksi yang tercatat mencapai sekitar US$ 9,98 miliar dengan dukungan 131 kontrak dagang yang ditandatangani para pelaku usaha.

Selain perusahaan besar, program business matching juga memberikan hasil positif bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sepanjang Januari hingga April 2026, nilai transaksi business matching UMKM telah mencapai US$ 193 juta, melampaui capaian sepanjang tahun 2025 yang sebesar US$ 134,8 juta.

“Produk Indonesia masih sangat menarik bagi buyer internasional. Karena itu kami optimistis TEI tahun ini akan menghasilkan transaksi yang lebih besar sekaligus membuka akses ke pasar-pasar baru,” ujar Budi.

CEO Gathering sendiri menjadi agenda rutin yang diselenggarakan menjelang pelaksanaan TEI untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha. Tahun ini Kementerian Perdagangan merencanakan lima kali penyelenggaraan CEO Gathering yang melibatkan perusahaan swasta maupun BUMN dari berbagai sektor industri.

Perwakilan PT Bio Farma, Andhika Hamdan Zalfar, mengatakan partisipasi dalam TEI memberikan manfaat nyata dalam memperluas jejaring bisnis internasional.

“Kami hampir setiap tahun mengikuti TEI dan pengalaman kami sangat positif. Pameran ini menjadi ajang yang efektif untuk memperkenalkan produk kepada pasar internasional,” ujarnya.

Senada dengan itu, perwakilan PT Pan Brothers Tbk, Venny Haryanto, menilai TEI menjadi salah satu sarana penting bagi perusahaan nasional untuk bertemu langsung dengan calon pembeli dari berbagai negara.

“TEI memberikan kesempatan yang sangat baik bagi perusahaan Indonesia untuk memperluas jaringan dan membuka peluang kerja sama baru dengan buyer internasional,” kata Venny.

Melalui penyelenggaraan TEI 2026, pemerintah berharap ekspor nonmigas Indonesia dapat terus tumbuh dan memperkuat kontribusi sektor manufaktur terhadap perekonomian nasional di tengah tantangan perdagangan global yang masih dinamis.

Tags: Budi Santososurplus neraca perdaganganTrade Expo Indonesia
Previous Post

Ekraf Gandeng SMSI Perkuat Ekosistem Media Digital dan Talenta Kreatif

Next Post

Indonesia Galang Dukungan UNESCO untuk Perkuat Peran Pelindungan Warisan Budaya Dunia

Next Post
Indonesia Galang Dukungan UNESCO untuk Perkuat Peran Pelindungan Warisan Budaya Dunia

Indonesia Galang Dukungan UNESCO untuk Perkuat Peran Pelindungan Warisan Budaya Dunia

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo