• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft on October 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Cover Story

INACRAFT Yogyakarta Pecah Target, 40 Ribu Pengunjung Buktikan Pasar Kriya Kian Bergairah

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
July 20, 2026
in Cover Story
0
INACRAFT Yogyakarta Pecah Target, 40 Ribu Pengunjung Buktikan Pasar Kriya Kian Bergairah
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

YOGYAKARTA — Debut INACRAFT Festival Yogyakarta 2026 menjadi penanda sukses babak baru pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara. Selama lima hari penyelenggaraan pada 15–19 Juli 2026 di Jogja Expo Center (JEC), festival yang untuk pertama kalinya digelar di luar Jakarta itu berhasil melampaui target pengunjung sekaligus mencatat capaian transaksi yang menggembirakan bagi para pelaku usaha kriya.

Pameran yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menghadirkan sekitar 250 peserta pameran dari berbagai daerah di Indonesia serta didukung oleh Bank Mandiri sebagai sponsor utama. Sejak awal, panitia menargetkan 25.000 pengunjung selama lima hari penyelenggaraan.

Namun antusiasme masyarakat melampaui perkiraan. Berdasarkan data panitia, jumlah total pengunjung selama lima hari penyelenggaraan mencapai sekitar 40.000 orang, jauh melewati target yang dipasang sebelum pameran dibuka.

Ketua Umum ASEPHI, Muchsin Ridjan, menyebut keberhasilan penyelenggaraan perdana di Yogyakarta menjadi bukti bahwa konsep festival mampu memperluas pasar kerajinan nasional. Menurutnya, INACRAFT tidak lagi hanya menjadi ajang transaksi bisnis, tetapi juga ruang pertemuan antara budaya, pariwisata, edukasi, dan ekonomi kreatif.

“Yogyakarta membuktikan bahwa potensi pasar kerajinan sangat besar. Ini menjadi pijakan penting bagi ASEPHI untuk menghadirkan INACRAFT lebih dekat dengan para perajin dan masyarakat di berbagai daerah,” ujar Muchsin. Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan festival merupakan bagian dari strategi pemerataan manfaat ekonomi bagi pelaku UMKM, tanpa mengurangi peran INACRAFT Jakarta sebagai pameran dagang berskala internasional.

Keberhasilan tersebut juga diakui Direktur Utama Feraco Event Organizer, Moch Ruslim. Ia mengaku sempat menghadapi keraguan ketika memutuskan membawa INACRAFT ke Yogyakarta, kota yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan terbesar di Indonesia.

Menurut Ruslim, salah satu faktor utama keberhasilan festival adalah strategi promosi digital yang dilakukan secara masif. Feraco mengalokasikan porsi terbesar anggaran penyelenggaraan untuk promosi, terutama melalui media sosial, dengan melibatkan seluruh peserta pameran agar publikasi berlangsung serentak dan berkesinambungan. Strategi itu dinilai efektif membangun antusiasme masyarakat, terutama generasi muda, untuk datang langsung ke lokasi pameran.

Lonjakan pengunjung berdampak langsung terhadap performa penjualan para tenant. Berbagai peserta melaporkan peningkatan omzet sejak hari pertama, bahkan sebagian besar telah menutup biaya operasional pada dua hari awal penyelenggaraan. Sejumlah jenama seperti Serlium Leather, Shoeka, Batik Nitiswastra, Batik Perada, Keewa, Tarakedu, Haralova, hingga Mecan melaporkan penjualan ritel yang sangat positif selama festival berlangsung.

Ruslim mengatakan keberhasilan edisi perdana menjadi bekal penting untuk penyelenggaraan berikutnya. Berdasarkan evaluasi sementara, sejumlah aspek seperti kapasitas area pameran, manajemen arus pengunjung, hingga promosi akan ditingkatkan agar festival mampu menampung antusiasme publik yang terus bertambah.

Atas capaian ini INACRAFT Festival Yogyakarta sangat mungkin akan kembali digelar pada 2027. Bahkan, penyelenggara menargetkan skala penyelenggaraan yang lebih besar dengan jumlah peserta, pengunjung, dan nilai transaksi yang meningkat dibanding tahun ini.

“Kami optimistis tahun depan akan lebih besar lagi. Pengalaman tahun pertama menjadi modal untuk menghadirkan festival yang lebih matang, lebih luas, dan memberi manfaat ekonomi yang lebih besar bagi para pelaku industri kerajinan Indonesia,” kata Ruslim.

Keberhasilan penyelenggaraan perdana di Yogyakarta sekaligus menandai babak baru perjalanan INACRAFT. Setelah lebih dari dua dekade identik dengan Jakarta, festival ini membuktikan bahwa ekosistem kriya nasional mampu tumbuh di daerah dengan memadukan perdagangan, budaya, pariwisata, dan pengalaman festival dalam satu panggung bersama.

Previous Post

Pasar Kangen Obati Rindu Kuliner Jadul di INACRAFT Yogyakarta

Next Post

ASEPHI Bidik Regenerasi Industri Kriya Lewat Kompetisi Desainer Muda INACRAFT

Next Post
ASEPHI Bidik Regenerasi Industri Kriya Lewat Kompetisi Desainer Muda INACRAFT

ASEPHI Bidik Regenerasi Industri Kriya Lewat Kompetisi Desainer Muda INACRAFT

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo