• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft on October 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Hari Batik Nasional 2026 Digelar di Surabaya, Angkat Batik Tulungagung

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
September 17, 2026
in Ekonomi dan Bisnis, Event
0
Hari Batik Nasional 2026 Digelar di Surabaya, Angkat Batik Tulungagung
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Yayasan Batik Indonesia (YBI) bersama Komite Hari Batik Nasional 2026 akan membawa perayaan Hari Batik Nasional ke Surabaya, Jawa Timur, pada 30 September hingga 4 Oktober 2026. Batik Tulungagung menjadi salah satu sorotan dalam rangkaian kegiatan yang memadukan tradisi, kreativitas, teknologi, dan aktivitas budaya di ruang publik.

Surabaya dipilih sebagai tuan rumah sebagai langkah awal untuk mengembangkan perayaan Hari Batik Nasional yang dapat digelar secara bergilir di berbagai provinsi. Format tersebut diharapkan memperluas promosi batik daerah sekaligus memperkenalkan keragaman wastra Indonesia kepada masyarakat di luar sentra batik yang selama ini lebih dikenal.

Tulungagung menjadi salah satu daerah yang mendapat ruang khusus dalam perayaan tahun ini. Kabupaten di Jawa Timur tersebut memiliki sejumlah motif batik khas, antara lain Lurik Bhumi Ngrowo, Gajah Modo, Bangoan, Majanan, dan Kalangbret. Kekayaan motif itu akan diperkenalkan sebagai bagian dari keragaman batik Jawa Timur, termasuk filosofi dan kreativitas yang berkembang di masing-masing daerah.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Pameran Hari Batik Nasional 2026 di Grand Atrium dan Corridor Plaza Tunjungan 3, Surabaya. Pameran berlangsung pada 30 September hingga 4 Oktober dengan menghadirkan karya para perajin, terutama dari Jawa Timur. Selain menjadi ruang apresiasi, pameran diarahkan untuk memperluas eksposur dan akses pasar bagi pelaku usaha batik.

Penyelenggara tidak hanya mengandalkan pendekatan konvensional dalam memperkenalkan batik. Teknologi akan digunakan untuk membangun pengalaman yang lebih interaktif melalui panggung berbasis LED dan LED floor yang menampilkan visual batik dalam format ruang yang dinamis.

Sejumlah kegiatan lain turut mengisi pameran, mulai dari fashion show, Reels Competition, workshop digital UMKM berbasis kecerdasan artifisial, pertunjukan musik dan seni, hingga kegiatan kreatif untuk anak-anak. Batik juga dibawa ke pembahasan mengenai teknologi, pengembangan pasar, fashion, wastra, dan peluang bisnis melalui sejumlah talkshow.

Di antaranya adalah “Batik Beyond Tradition: Digital dalam Inovasi, Berkelanjutan dan Bertahan dalam Tradisi” serta “Threads of Identity: Ketika Batik Menjadi Bahasa Generasi”. Pembahasan tersebut menempatkan batik dalam konteks perubahan teknologi dan selera generasi muda, tanpa melepaskannya dari tradisi yang menjadi fondasi pembuatannya.

Setelah berlangsung di ruang pamer, perayaan batik kemudian berpindah ke ruang publik melalui Batik Berlayar pada 2 Oktober 2026. Program ini membawa batik ke Sungai Kalimas Surabaya, dengan rute dari Taman Prestasi menuju Monumen Kapal Selam atau Monkasel sepanjang sekitar 1,2 kilometer.

Para tamu akan menyusuri sungai menggunakan perahu yang dihiasi ornamen Batik Jawa Timur. Perjalanan tersebut tidak sekadar menjadi perpindahan lokasi, tetapi dirancang sebagai bagian dari pengalaman budaya melalui pertunjukan seni, musik, tari, perkusi, dan permainan cahaya di sepanjang rute.

Pertunjukan akan dimulai dengan perkusi SMA Taruna Nala Malang di titik keberangkatan. Di sejumlah titik berikutnya, pengunjung akan menyaksikan Tari Remo di Dermaga Taman Prestasi, Musik Kolintang di Dermaga Laksamana, Hadrah di Taman Bank Jatim, serta musik perkusi di kawasan Patung Sura dan Baya dan Skate Park.

Perjalanan berakhir di Monkasel dengan sambutan Reog Ponorogo. Kawasan tersebut juga akan menjadi lokasi Festival Kuliner dan Bazaar UMKM yang menghadirkan kuliner khas Jawa Timur serta produk kreatif lokal.

Rangkaian tersebut mempertemukan batik dengan seni pertunjukan, musik, kuliner, UMKM, pariwisata, dan aktivitas komunitas. Batik tidak hanya ditempatkan sebagai kain atau busana, tetapi hadir dalam berbagai pengalaman yang dekat dengan aktivitas masyarakat.

Pendekatan itu juga menjadi cara HBN 2026 mendekatkan batik kepada generasi muda. Di Plaza Tunjungan 3, batik diperkenalkan melalui teknologi, fashion, dan kreativitas. Di Sungai Kalimas, batik hadir melalui perjalanan, seni, musik, cahaya, dan ruang publik.

Penyelenggaraan HBN di Surabaya menjadi bagian dari upaya memperluas gaung batik dari pusat ke berbagai daerah. Melalui pengenalan Batik Tulungagung, kekayaan batik Jawa Timur, pemanfaatan teknologi, serta kegiatan Batik Berlayar, perayaan tahun ini menghubungkan pelestarian budaya dengan kreativitas, industri, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Yayasan Batik Indonesia didirikan pada 28 Oktober 1994 untuk memprakarsai upaya pelestarian dan pengembangan kerajinan batik Indonesia. YBI menjalankan misi di bidang sosial, budaya, dan ekonomi untuk menjaga keberlanjutan batik sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia yang telah diakui UNESCO.

Tags: BangoanBatik Beyond Traditiondan KalangbretGajah ModoKomite Hari Batik NasionalLurik Bhumi NgrowoMajananWastraYayasan Batik Indonesia
Previous Post

Harga Emas Naik Lagi pada Paruh Kedua September 2026

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo