• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft on October 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

TEI 2026 Catat Potensi Transaksi US$ 22,94 Miliar, Pembeli Datang dari 151 Negara

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
October 19, 2026
in Ekonomi dan Bisnis, Event
0
TEI 2026 Catat Potensi Transaksi US$ 22,94 Miliar, Pembeli Datang dari 151 Negara
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 membukukan potensi transaksi US$ 22,94 miliar (setara Rp414 triliun) selama lima hari penyelenggaraan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Nilai tersebut melampaui target awal US$ 17,5 miliar sebesar 31,1 persen.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan capaian pameran dagang internasional itu ditopang kolaborasi eksportir, perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri, pemerintah, dan pelaku usaha. “Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang terlibat, mulai dari eksportir, perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri, hingga para pemangku kepentingan,” kata Budi saat menutup TEI ke-41 pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Budi menuturkan, lima negara dengan transaksi tertinggi pada TEI 2026 adalah India, Belanda, Bangladesh, Uni Emirat Arab, dan Jepang. Sementara itu, produk dengan nilai transaksi terbesar meliputi makanan dan minuman, perhiasan, produk kayu, produk pertanian, serta produk peternakan.

Potensi transaksi tersebut berasal dari 426 nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) yang ditandatangani selama pameran. Dari jumlah itu, US$ 327,77 juta berasal dari Pangan Nusa Expo, ajang kuliner yang digelar bersamaan dengan TEI. Adapun potensi transaksi yang melibatkan usaha mikro, kecil, dan menengah mencapai US$ 510,79 juta.

Jumlah peserta pameran juga melampaui sasaran. Sebanyak 1.873 ekshibitor berpartisipasi, lebih tinggi 24,9 persen dari target 1.500 perusahaan. Sementara itu, jumlah pengunjung mencapai 45.287 orang, naik 31,08 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

TEI 2026 menarik 9.600 pembeli internasional dari 151 negara. India, Malaysia, Cina, Arab Saudi, dan Taiwan menjadi lima negara dengan jumlah pembeli terbanyak. Berdasarkan nilai potensi transaksi, India menempati posisi teratas, disusul Belanda, Bangladesh, Uni Emirat Arab, dan Jepang.

Produk makanan dan minuman mencatat potensi transaksi tertinggi, diikuti perhiasan, produk kayu, produk pertanian, serta kertas. Capaian ini menunjukkan beragam komoditas Indonesia mendapat perhatian dari calon mitra dagang mancanegara, meski realisasi transaksi masih bergantung pada tindak lanjut kesepakatan yang dibuat selama pameran.

TEI tahun ini juga menjadi ajang bagi wirausaha muda untuk menjajaki pasar ekspor melalui program Campuspreneur. Program Kementerian Perdagangan bertajuk “Dari Lokal untuk Global” itu melibatkan 25 perguruan tinggi dan menyediakan pelatihan ekspor serta pendampingan pemasaran bagi peserta.

Sebanyak 25 peserta Campuspreneur dari 20 perguruan tinggi memamerkan produk yang telah melalui kurasi. Mereka juga mengikuti presentasi bisnis dan pertemuan dagang atau business matching dengan pembeli internasional. Dari kegiatan tersebut, tercatat potensi transaksi lebih dari US$ 24,57 juta.

“Melalui Campuspreneur, kami memberikan kesempatan kepada wirausaha muda untuk memasarkan produk inovatif dan menjajaki peluang ekspor. Potensi transaksi yang tercatat menunjukkan bahwa mahasiswa juga dapat menjadi bagian dari pengembangan eksportir baru Indonesia,” ujar Budi.

Kemendag Kawal Kesepakatan Dagang

Besarnya potensi transaksi TEI belum otomatis berarti seluruh kesepakatan akan menjadi kontrak ekspor. Karena itu, Kementerian Perdagangan menyatakan akan memantau tindak lanjut MoU bersama perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri.

Budi mengatakan penjajakan bisnis telah dilakukan sebelum pameran melalui pertemuan antara eksportir Indonesia dan calon pembeli mancanegara. Proses itu berlanjut selama TEI hingga menghasilkan sejumlah kesepakatan.

“Kami tidak berhenti pada penyelenggaraan pameran. Kementerian Perdagangan bersama perwakilan perdagangan di luar negeri akan terus memantau dan mengawal kesepakatan yang terjalin selama TEI. Harapannya, kesepakatan tersebut dapat berkembang menjadi kontrak dagang dan memberikan kontribusi nyata terhadap kinerja ekspor nasional,” kata dia.

Ia juga meminta pelaku usaha memperkuat inovasi dan kualitas produk serta menindaklanjuti peluang perdagangan yang terbentuk. Menurut Budi, keberhasilan pameran perlu diukur bukan hanya dari nilai potensi transaksi, melainkan juga dari kesepakatan yang terealisasi menjadi perdagangan berkelanjutan.

Dalam penutupan pameran, Budi mengapresiasi dukungan perwakilan diplomatik dan perdagangan Indonesia, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, peserta pameran, serta mitra penyelenggara. Ia turut mengundang eksportir dan pembeli internasional untuk kembali berpartisipasi dalam TEI berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada 13–17 Oktober 2027.

Tags: BangladeshBelandaCampuspreneurDari Lokal untuk GlobalindiaIndonesia Convention ExhibitionJepangMenteri Perdagangan Budi SantosoPangan Nusa ExpTEI 2026Trade Expo IndonesiaUni Emirat Arab
Previous Post

Program WISH 2026 Perluas Akses Pasar Usaha Pariwisata Lokal

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo