Bank Mandiri bekerja sama dengan Visa menggelar festival gaya hidup Livin’ MARKT di Senayan City, Jakarta, pada 5–8 November 2026. Acara ini menghadirkan beragam produk lokal, mulai dari kriya, fesyen, dan kuliner hingga layanan perjalanan.
Livin’ MARKT menjadi ruang pertemuan pelaku usaha kreatif dengan konsumen perkotaan. Sejumlah mitra industri turut meramaikan acara ini, antara lain Basha Market, Trademark Market, Wall of Fades, Jakarta Coffee Week, dan INACRAFT.
Bank Mandiri juga menyediakan fasilitas transaksi nontunai melalui mesin Electronic Data Capture (EDC) dan layanan Livin’ Merchant bagi gerai peserta.
Salah satu area yang ditampilkan adalah zona INACRAFT di Lantai 5 Senayan City. Area seluas 4 × 7 meter itu menampung 18 tenant yang menawarkan produk kerajinan kulit, perhiasan, busana, batik, tenun, dan aksesori.
18 Tenant INACRAFT
Berikut daftar jenama yang berpartisipasi di zona INACRAFT Livin’ MARKT:
- Astraea Leather Craft — tas, dompet, dan aksesori kulit sapi.
- Oak Leather Gallery — tas, sabuk, dan dompet kulit.
- Suardana Silver Bali — perhiasan perak, termasuk gelang, kalung, cincin, dan anting.
- Merona — busana kebaya untuk pemakaian sehari-hari.
- Tokonaken — tas dan aksesori.
- Wrekso — tas, pouch, dan busana siap pakai.
- Rita Rose — busana harian.
- Medividi — perhiasan dan aksesori.
- Wdrupadi — busana kebaya.
- Batik Luwes Putera — busana batik modern.
- Ria Atelier by Kepompong — busana buatan tangan, tunik, tenun, dan bordir.
- Pepari — produk berbahan kulit.
- Retota Retail Indonesia — dekorasi rumah, tas, dan pouch.
- Kulita Windraya Akara (Keewa) — sepatu kulit.
- Metaflora Indies — produk wastra batik.
- Aksara Mandiri Ciptakreasi (Pisalin) — busana siap pakai.
- The Kartinis — busana tradisional dan modern, termasuk kebaya dan beskap.
- Sana — kebaya, wayang, karpet, dan aksesori.
Kehadiran para perajin dan jenama lokal tersebut memperluas pilihan produk di luar kategori fesyen dan kuliner yang lazim mendominasi festival gaya hidup. Produk kerajinan kulit, perhiasan perak, batik, dan busana berbasis wastra menjadi bagian dari upaya mempertemukan karya lokal dengan konsumen perkotaan.
Melalui Livin’ MARKT, Bank Mandiri dan Visa turut mendorong pemanfaatan pembayaran digital di sektor ritel. Bagi pelaku usaha lokal, festival ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk, memperluas jangkauan pemasaran, dan menjangkau konsumen baru.




