• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft on October 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home CSR

Banpres Rp1,2 Triliun Disiapkan, 200 Ribu UMKM Korban Bencana Akan Terima Bantuan Modal

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
June 6, 2026
in CSR
0
Banpres Rp1,2 Triliun Disiapkan, 200 Ribu UMKM Korban Bencana Akan Terima Bantuan Modal
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) senilai Rp1,2 triliun untuk mempercepat pemulihan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Program tersebut akan disalurkan dalam dua tahap hingga 2027 sebagai bagian dari upaya mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat pascabencana.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang merespons kebutuhan pelaku usaha mikro untuk kembali menjalankan aktivitas ekonominya setelah terdampak bencana.

“Banpres akan ada dua tahap, tahap pertama sebesar Rp600 miliar pada 2026 dan tahap kedua sebesar Rp600 miliar pada 2027,” kata Maman di Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026.

Menurut Maman, anggaran bantuan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang masuk dalam Rencana Induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam (Renduk PRRP) untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Melalui program tersebut, pemerintah menargetkan sekitar 200 ribu pelaku usaha mikro menerima bantuan stimulan modal usaha sebesar Rp3 juta per orang. Bantuan diberikan untuk membantu pemulihan usaha, termasuk penggantian peralatan produksi yang rusak serta penambahan modal kerja agar kegiatan usaha dapat kembali berjalan.

Maman menjelaskan bantuan modal tersebut diprioritaskan bagi pelaku usaha yang belum memperoleh akses pembiayaan dari sektor perbankan. Sementara itu, UMKM yang telah mendapatkan fasilitas pembiayaan bank akan memperoleh dukungan melalui mekanisme yang tersedia di lembaga keuangan masing-masing.

“Bantuan modal senilai Rp3 juta hanya diberikan kepada pengusaha yang belum mengakses pembiayaan perbankan. Bagi yang sudah memperoleh akses pembiayaan bank, penanganannya dilakukan melalui mekanisme yang tersedia di sektor perbankan,” ujarnya.

Untuk memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran, pemerintah pusat bekerja sama dengan pemerintah daerah di tiga provinsi tersebut dalam proses pendataan dan verifikasi calon penerima bantuan. Langkah ini dilakukan agar bantuan benar-benar diterima oleh pelaku usaha yang terdampak dan membutuhkan dukungan pemulihan.

Pemerintah berharap program Banpres dapat mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat sekaligus mengembalikan produktivitas UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Dengan pulihnya sektor usaha mikro, aktivitas ekonomi lokal diharapkan kembali bergerak dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

“Pemerintah ingin memastikan para pengusaha UMKM yang terdampak bencana memiliki kesempatan untuk kembali produktif, memperkuat usahanya, dan melanjutkan kontribusinya terhadap perekonomian daerah maupun nasional,” kata Maman.

Program bantuan ini menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak bencana sekaligus menjaga keberlangsungan sektor UMKM yang selama ini berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Tags: Bantuan PresidenMaman Abdurrahmanumkm
Previous Post

Rupiah Berfluktuasi, Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kokoh

Next Post

Indowood Expo 2026 Dorong Transformasi Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu

Next Post
Indowood Expo 2026 Dorong Transformasi Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu

Indowood Expo 2026 Dorong Transformasi Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo