PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah meluncurkan Go Public Academy for Small and Medium Enterprise (SME) di Main Hall BEI, Jakarta, Senin, 2 November 2026. Program ini ditujukan untuk mempersiapkan perusahaan skala menengah mengakses pendanaan melalui pasar modal.
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan keterbatasan pendanaan menjadi salah satu kendala UMKM dalam mengembangkan usaha. Karena itu, perusahaan perlu memahami alternatif pembiayaan untuk mendukung pertumbuhan bisnis.
“Pasar modal dapat memiliki peran yang lebih besar,” kata Jeffrey.
Pasar modal Indonesia saat ini memiliki 33,4 juta investor dan 962 perusahaan tercatat. Menurut Jeffrey, BEI ingin memperluas akses perusahaan terhadap pasar modal, bukan hanya meningkatkan jumlah perusahaan yang melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO).
Go Public Academy menjadi bagian dari empat inisiatif BEI bersama pemangku kepentingan. Program ini melanjutkan Rise to IPO yang telah berjalan sejak 2025 di Jakarta, Semarang, Surabaya, Makassar, dan Bandung.
Akademi tersebut memberikan pembinaan mengenai fundamental bisnis, tata kelola, transparansi informasi, dan proses IPO. Perusahaan juga dipersiapkan memenuhi persyaratan legalitas, manajemen risiko, serta aspek keberlanjutan, termasuk lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).
BEI juga bekerja sama dengan Kementerian UMKM untuk memperluas pemahaman perusahaan skala menengah mengenai pendanaan pasar modal. Sementara itu, kerja sama dengan PT Sinergi Indonesia diarahkan untuk meningkatkan kualitas informasi keuangan dan non-keuangan melalui proses verifikasi dan validasi.
Inisiatif lainnya adalah kajian insentif pajak bagi perusahaan tercatat yang dilakukan BEI bersama DDTC. Jeffrey mengatakan perusahaan yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh pengurangan tarif pajak penghasilan badan sebesar 3 persen.
Dalam acara tersebut, BEI menghadirkan PT Trimegah Karya Pratama Tbk sebagai perusahaan yang memanfaatkan insentif pajak. Perusahaan itu tercatat di Papan Akselerasi sebelum naik ke Papan Pengembangan.
Jeffrey mengatakan Go Public Academy diarahkan untuk meningkatkan kesiapan perusahaan memasuki pasar modal. BEI menargetkan perusahaan memiliki model bisnis yang kuat, laporan keuangan andal, tata kelola profesional, dan strategi pertumbuhan berkelanjutan.





