• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft on October 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Cover Story

Kemenperin Andalkan Diversifikasi dan Digitalisasi Industri Kerajinan demi Tembus Pasar Global

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
May 7, 2026
in Cover Story
0
Kemenperin Andalkan Diversifikasi dan Digitalisasi Industri Kerajinan demi Tembus Pasar Global
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Perindustrian mempercepat penguatan daya saing industri kecil dan menengah (IKM) kerajinan melalui strategi diversifikasi produk dan pemanfaatan teknologi digital. Langkah itu ditempuh di tengah meningkatnya permintaan pasar global terhadap produk kerajinan yang unik, spesifik, dan memiliki nilai tambah tinggi.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan perubahan selera konsumen global menuntut pelaku industri kerajinan untuk lebih adaptif dan inovatif dalam mengembangkan produk.

“Konsumen dan buyer produk kerajinan kini semakin menyukai produk yang spesifik, unik, namun tetap memiliki fungsi yang baik serta memiliki nilai tambah yang berbeda,” kata Agus dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, 3 Mei 2026.

Menurut Agus, diversifikasi produk menjadi strategi penting agar produk kerajinan Indonesia mampu menjangkau pasar yang lebih luas tanpa harus membangun lini produksi baru sepenuhnya.

Ia menjelaskan diversifikasi dilakukan dengan menambah ragam produk secara horizontal menggunakan bahan baku dan proses produksi yang relatif sama. Strategi tersebut dinilai lebih efisien sekaligus membuka peluang pasar baru bagi pelaku IKM.

Data Kementerian Perindustrian menunjukkan kinerja industri kerajinan nasional terus tumbuh. Pada 2025, nilai ekspor produk kerajinan mencapai US$ 806,63 juta atau naik 15,46 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar US$ 698,62 juta.

Tren pertumbuhan itu berlanjut pada Januari 2026 dengan nilai ekspor mencapai US$ 52,38 juta, meningkat 19,49 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita mengatakan potensi industri kerajinan nasional masih sangat besar untuk dikembangkan.

“Potensi industri kerajinan masih dapat terus dioptimalkan. Kita perlu mendorong pelaku IKM untuk terus berinovasi agar mampu bersaing di pasar global,” ujar Reni.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Ditjen IKMA menggelar Pendampingan Teknis Diversifikasi Produk IKM Kerajinan di Cirebon pada 14–17 April 2026. Program itu menjadi bagian dari rangkaian Road to HUT Dekranas 2026.

Cirebon dipilih karena dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan nasional dengan produk unggulan seperti rotan, kayu, bambu, batik, dan kerajinan kulit.

Menurut Reni, meski memiliki identitas kerajinan yang kuat, pelaku IKM di Cirebon tetap membutuhkan pendampingan agar lebih berani melakukan inovasi produk sesuai tren pasar global.

Kementerian juga mulai mendorong pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk membantu pelaku usaha membaca tren pasar dan mengembangkan ide kreatif baru.

“Pelaku IKM juga dituntut memperkuat strategi pemasaran melalui platform digital agar produk mereka mampu bersaing di pasar domestik maupun internasional,” kata dia.

Selain pelatihan teknis, Ditjen IKMA secara rutin menjalankan berbagai program penguatan IKM, mulai dari fasilitasi pameran dalam dan luar negeri, layanan klinik kemasan, sertifikasi produk, restrukturisasi mesin, hingga program e-smart IKM.

Kementerian juga memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam pengembangan sentra-sentra industri kerajinan.

Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan Budi Setiawan berharap Pemerintah Kabupaten Cirebon terus memperluas dukungan terhadap pelaku usaha kerajinan agar mampu tumbuh lebih mandiri dan berkelanjutan.

Menurut dia, komitmen itu telah tercermin dalam Peraturan Daerah Kabupaten Cirebon Nomor 1 Tahun 2026 tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Cirebon 2025–2045.

Peraturan tersebut menetapkan tiga sektor unggulan, yakni industri makanan dan minuman berbasis pertanian dan hasil laut, industri kerajinan rotan, kayu dan bambu, serta industri pakaian jadi dan batik.

Selain pemerintah daerah, Dekranasda Kabupaten Cirebon juga aktif membina pelaku IKM melalui program Akademia Creative Cirebon (ACC). Program pendampingan selama enam bulan itu mencakup desain produk, efisiensi produksi, legalitas usaha, hingga perluasan jejaring pemasaran melalui pameran dan platform digital.

Budi mengatakan salah satu pelaku IKM binaan ACC di sektor kerajinan kulit bahkan berhasil menembus pasar Rusia melalui produk merchandise.

“Ini membuktikan bahwa pendampingan berkelanjutan mampu membuka akses pasar ekspor bagi IKM daerah,” kata dia.

Tags: Agus Gumiwang KartasasmitaIKMAIndustri Kerajinan
Previous Post

Ekspor Kerajinan Tembus US$ 806 Juta, Kemenperin Perkuat SDM IKM di Berbagai Daerah

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo