• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft on October 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Art

MTN Market Bawa Seni Rupa Daerah ke Art Jakarta 2026

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
October 3, 2026
in Art, Ekonomi dan Bisnis
0
MTN Market Bawa Seni Rupa Daerah ke Art Jakarta 2026

Kementerian Kebudayaan Hadirkan MTN Market di Art Jakarta 2026, Perluas Ruang Apresiasi Seni Rupa Indonesia. (Foto: Dok. Kemenbud)

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sejumlah inisiatif seni rupa dari berbagai daerah hadir di tengah bursa seni Art Jakarta 2026 di JIExpo Kemayoran. Mereka dibawa oleh Manajemen Talenta Nasional (MTN) Market Kementerian Kebudayaan melalui segmen AJScope untuk mempertemukan komunitas seni daerah dengan kolektor, kurator, dan pelaku industri seni.

Kehadiran MTN Market menjadi upaya memperluas akses seniman daerah terhadap ekosistem bursa seni yang selama ini banyak berlangsung di pusat-pusat seni seperti Jakarta. Enam inisiatif yang ditampilkan adalah Mini Art Malang, Artists Art Fair, ART HEY, Maa Ledungga, Hello Goodbye Photo Market, dan Watercolor Art Fair.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan program MTN tidak hanya mencakup seni rupa, tetapi juga berbagai bidang kebudayaan seperti film, musik, seni pertunjukan, dan sastra. Menurut dia, pengembangan ekosistem seni rupa membutuhkan akses yang lebih luas bagi talenta dari berbagai wilayah.

“Seniman-seniman di daerah yang selama ini kurang mendapatkan platform di pasar art fair seperti Jakarta bisa mempunyai kesempatan. Talenta mereka harus diapresiasi, mendapatkan kolektor, dan yang paling penting adalah membangun networking,” kata Fadli saat mengunjungi MTN Market di Art Jakarta 2026.

Enam kelompok yang hadir tidak sekadar membawa karya. Mereka juga memperkenalkan arsip, perjalanan komunitas, serta model pengembangan pasar seni di daerah masing-masing. Pendekatan tersebut memperlihatkan bagaimana ekosistem seni rupa dapat tumbuh melalui komunitas di luar jalur galeri komersial.

Kehadiran mereka juga mempertemukan inisiatif lokal dengan jejaring seni yang lebih luas. Bagi komunitas daerah, bursa seni menjadi ruang untuk mengenalkan karya sekaligus membuka hubungan dengan kolektor dan pelaku industri.

Koordinator MTN Seni Budaya bidang Seni Rupa Vicky Rosalina mengatakan perjumpaan di Art Jakarta dirancang untuk membangun hubungan jangka panjang antara seniman daerah dan pasar seni nasional. Karena itu, MTN Market diharapkan tidak berhenti sebagai ruang pamer sementara.

Art Jakarta Fair Director Tom Tandio dan Artistic Director Enin Supriyanto turut menyambut integrasi inisiatif pemerintah tersebut dalam bursa seni. Kehadiran MTN Market memperluas spektrum peserta dan karya yang dapat ditemui pengunjung Art Jakarta 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Fadli didampingi Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo, Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Ahmad Mahendra, serta Inspektur Jenderal Fryda Lucyana.

MTN Market menjadi salah satu upaya pemerintah membuka jalur pertemuan antara talenta seni rupa daerah dengan pasar nasional. Tantangannya bukan hanya membawa karya ke Jakarta, tetapi memastikan hubungan yang terbentuk di bursa seni dapat berlanjut menjadi jejaring, apresiasi, dan pasar bagi seniman di daerah.

Tags: ART HEYArt Jakarta 2026Artists Art Fairdan Watercolor Art FairFadli ZonHello Goodbye Photo MarketMaa LedunggaManajemen Talenta Nasional (MTN)Mini Art Malang
Previous Post

Sarmuji Ingin Industri Jadi Pengungkit Pertumbuhan Ekonomi

Next Post

Batik Beradaptasi dengan Teknologi dan Selera Generasi Baru

Next Post
Batik Beradaptasi dengan Teknologi dan Selera Generasi Baru

Batik Beradaptasi dengan Teknologi dan Selera Generasi Baru

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo