• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft Yogyakarta 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Business

Perkuat Kelembagaan dan SDM Korporasi Nelayan

Achmad Ichsan by Achmad Ichsan
November 1, 2021
in Business, Headlines
0
Perkuat Kelembagaan dan SDM Korporasi Nelayan
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) melalui Deputi Bidang Perkoperasian bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, melakukan sinergi dan kolaborasi  dalam mengembangkan Koperasi Nelayan Bersama Batam Madani menjadi koperasi yang modern.

Hal tersebut diwujudkan dengan memberikan pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM, Pengelolaan Organisasi dan Usaha Koperasi yang difasilitasi Asisten Deputi Pengembangan SDM Perkoperasian dan Jabatan Fungsional KemenKopUKM Nasrun Siagian, serta tenaga pengajar yang berkompeten di bidangnya seperti, ABDSI, Zahir Accounting dan Praktisi Ekspor Impor.

Asisten Deputi (Asdep) Pengembangan SDM Perkoperasian dan Jabatan Fungsional-Nasrun Siagian menyampaikan, kegiatan ini sebagai wujud keseriusan pemerintah untuk memperkuat koperasi nelayan menjadi korporasi koperasi yang lebih modern, agar meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Menurut Asdep Nasrun, menjadi suatu keniscayaan jika para nelayan bersatu dalam ekonomi yakni wadah koperasi yang saat ini sudah eksis, dan ditingkatkan lagi dari sisi profesionalisme pengelolaannya, usaha maupun keanggotaannya. “Sehingga koperasi Nelayan Bersama Batam Madani ini bisa menguasai bisnis dari hulu sampai hilir, memiliki kapal sendiri, penyediaan alat tangkap sendiri, juga menyediakan kebutuhan keuangan anggota dan pemasarannya dilakukan oleh koperasi,” ujar Nasrun dalam sambutannya di acara Pelatihan Kapasitas, Pengelolaan Organisasi dan Usaha Koperasi, beberapa hari yang lalu.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam, (Suleman Nababan), Sekretaris Dinas Perikanan Kota Batam Renaldy Pane, dan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kepulauan Riau Agusnawarman.

“Dengan berkoperasi, anggota merasakan kehadiran koperasi sebagai perusahaan milik bersama, dan Insya Allah loyalitas anggota terhadap koperasi akan terbangun dengan sendirinya,” tambahnya.

Asdep Nasrun menekankan, mengurus koperasi dengan perusahaan sebenarnya hampir sama. Perbedaannya, jika di koperasi karena entitas bisnis berwatak sosial, harus dikelola oleh orang yang memiliki semangat membangun bangsa, membangun ekonomi rakyat bukan memikirkan ekonomi diri sendiri.

“Kalau masih ada dalam diri pengurus memikirkan keuntungan sendiri, maka istilah KUD yang diplesetkan jadi Ketua Untung Duluan akan terjadi. Alhasil minat dan kepercayaan anggota dan masyarakat untuk berkoperasi menurun,” katanya.

Nasrun meminta kepada pengurus harus mewarisi sifat jujur, amanah, kepemimpinan dan Badan Pengawas Koperasi juga melaksanakan fungsinya, agar pengelolaan koperasi tidak keluar dari rencana bisnis yang telah ditetapkan dan disepakati. Koperasi harus menyusun Rencana Anggaran dan Pendapatan Belanja Koperasi, menyusun Business Plan, SOP dan SOM yang dituangkan dalam Peraturan Khusus (Persus) Koperasi.

Asdep Nasrun juga berpesan, para nelayan harus membangun kekuatan ekonomi melalui koperasi. Karena jika dilakukan sendiri-sendiri, para nelayan tidak akan kuat dan terus bergantung kepada pemodal besar.

“Harus kita tanamkan pada diri kita bahwa tidak ada satu kaum bisa mengubah nasibnya kalau bukan kaum itu sendiri yang berusaha mengubahnya.  Untuk itu para pengurus, pengelola terus mencari informasi peluang bisnis dan lakukan terobosan bisnis yang terukur, sehingga Koperasi Nelayan Bersama Batam Madani menjadi role model koperasi nelayan tangkap di Kepulauan Riau,” pintanya. (Achmad Ichsan)

Tags: \sdmachmad ichsaninacraftinacraftnewskelembagaankemenkopperkuat
Previous Post

Harapan UMKM Kembali Cerah

Next Post

UNWTO Best Tourism Villages 2021

Next Post
UNWTO Best Tourism Villages 2021

UNWTO Best Tourism Villages 2021

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

smile haartransplantation kosten istanbul

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo