Membangun bisnis yang sukses sering kali disalahartikan sebagai ajang menyaingi kompetitor. Mitos inilah yang dipatahkan oleh Anne Avantie dalam sesi Craft Talk with Anne Avantie: Badai Pasti Berlalu di Inacraft October 2026, Jumat (9/10/2026).
Berbagi panggung bersama jurnalis Rory Asyari, desainer yang puluhan tahun malang melintang di industri fashion ini membuka sisi lain dari perjalanan usahanya.
Ia menekankan bahwa dalam berbisnis, menjaga etika dan menghargai relasi memiliki nilai yang tak kalah penting dari sekadar mengejar keuntungan materi.
Di hadapan para peserta pameran dan pengunjung di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), perempuan yang akrab disapa Bunda Anne ini membagikan sebuah pengalaman berharga.
Ia bercerita pernah memilih mundur dari sebuah proyek tender seragam bank nasional, meski saat itu ia sudah lolos ke tahap penentuan akhir bersama dua nama besar lainnya, yakni Samuel Wattimena dan Musa Widyatmodjo.
Keputusan mundur tersebut ia ambil setelah berkonsultasi dengan sang ibunda.
Sang ibu mengingatkan bahwa Musa Widyatmodjo adalah desainer senior yang pernah memiliki andil membantu Anne di awal kariernya di Jakarta.
“Mami saya langsung bilang, ‘Kamu ya, jangan pernah kamu berkompetisi dengan orang yang menjadi sejarah dalam hidupmu. Ingat itu, ojo ngragas (jangan serakah)!’” kenang Anne menirukan ucapan sang ibunda.
Berpegang pada pesan tersebut, Anne langsung menginstruksikan stafnya untuk membuat surat pengunduran diri dari tender. Baginya, pantang untuk mengkhianati sejarah relasi hanya demi memperebutkan sebuah proyek bisnis.
Lebih lanjut, prinsip etika dan keikhlasan ini juga ia bagikan untuk menjawab keresahan para pelaku UMKM terkait karyawan atau asisten yang keluar lalu membuka usaha sejenis. Fenomena yang sering kali memicu permusuhan di dunia bisnis ini, justru ditanggapi Anne dengan tenang.
Menurutnya, wajar jika orang-orang yang pernah bekerja bersama kita kelak akan bertumbuh menjadi pengusaha pada waktunya.
“Kalau itu terjadi, siapkan hatimu. Aku bilang: Mantapkan, lepaskan! Jangan membuang energi memikirkan mereka, jalan saja terus,” paparnya.
Di penghujung sesi, Anne Avantie berpesan kepada para pelaku UMKM di Inacraft October 2026 agar terus menjalankan usahanya dengan niat yang baik, saling mendukung sesama pelaku usaha, dan menghindari sikap egois.
Melalui penerapan etika bisnis yang sehat dan prinsip ‘ojo ngragas’, sebuah usaha diyakini akan lebih tangguh bertahan melintasi berbagai tantangan. (Disyra Shaliha)





