Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) mengumumkan pemenang ASEPHI Emerging Youthpreneur Award serta Best Booth Award dalam rangkaian INACRAFT October Vol. 5 2026. Acara penganugerahan berlangsung pada 9 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC). Pameran yang digelar 7–11 Oktober 2026 ini bertema Youthpreneurs.
Penghargaan Emerging Youthpreneur Award diberikan kepada tiga pengusaha muda yang dinilai berhasil menggabungkan inovasi, keberlanjutan, dan nilai budaya dalam produk kerajinan. Proses seleksi berlangsung dua tahap.
Dari 25 artisan yang mendaftar secara daring melalui emerging.inacraft-award.com, 10 orang lolos penyaringan awal. Dua di antaranya kemudian mengundurkan diri, menyisakan delapan finalis. Di lokasi pameran, juri menambah empat peserta, sehingga total finalis menjadi 12 orang.
Pemenang Emerging Youthpreneur Award
The Eco-Artisan (Green Lifestyle)
– Arka Irfani, 30 tahun, dari Bell Living Lab (PT Kurva Lonceng Khatulistiwa), Bandung, Jawa Barat.
– Karya unggulan: Tongkonan Table Lamp dan Morph Folding Bag yang terbuat dari limbah kopi.
Produk ini dinilai menonjol karena memanfaatkan limbah menjadi barang fungsional dengan desain modern.
The Technocraft Innovator
– Ronaldiaz Hartantyo, 34 tahun, dari MYCL (PT Mycotech Lab Indonesia), Bandung, Jawa Barat.
– Karya unggulan: MYLEA dan MYLEA SEA Modular Bag Series, termasuk Swappable Flap Crossbody Bag berbahan mycelium (jamur).
Inovasi material berbasis jamur ini dinilai mewakili perpaduan teknologi dan kerajinan tangan.
The Cultural Preserver Modern Twist
– Desi Pratiwi Putri, 39 tahun, dari Silhouette Crochet, Malang, Jawa Timur.
– Karya unggulan: Aksesori rajut etnik modern berupa kalung, gelang, dan bros.
Nominasi sebelumnya mencakup Anggi Mayang Sari (Jagad Swarna Ecoshi/JAGAD, Yogyakarta), Dina Rosaria Wearlori (Wearlori, Yogyakarta), Sutrisno (Leswan Leather, Malang), Korona Sulin (Stellar Coronae, Bandung), Fatimah Husainah (Merona, Jakarta Timur), Arunaya Gondhowiardjo (Catappa), Teka (BuTeKa), Rini (Vitaloka, Tangerang), dan Irvantiano Razzak M (Anode.co).
Best Booth Award
Kategori Individu
Terbaik: Sastro (Hall B)
Long Story Short (Main Lobby)
Rajoet (Main Lobby)
Kategori Instansi
Terbaik: Tabanan Bali (Assembly Hall)
InJourney (Lobby Hall A)
Kota Banda Aceh (Assembly Hall)

Selain itu juga diberikan penghargaan kepada para penerima Apresiasi Penjualan dan Komitmen (APK) Award kepada:
Juara 1: BPD Jawa Timur.
Juara 2: BPD Jawa Tengah.
Juara 3: BPD Semarang
Dewan juri Best Booth Award dipimpin Rahardi Ramelan sebagai advisor dan Baby Jurmawati sebagai koordinator, dengan anggota Hedy Yamasari, Aderinal, Farhaniza, Asyfa Fuadi, dan Safni Yetti.
Penghargaan ini menjadi bagian dari upaya ASEPHI mendorong generasi muda pengrajin agar mampu bersaing di pasar nasional dan internasional.





