• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft Yogyakarta 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Ekraf Dukung Ekspansi Kuliner Nasional, Restoran Sederhana Resmi Masuk Singapura

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
June 15, 2026
in Ekonomi dan Bisnis, Cover Story
0
Ekraf Dukung Ekspansi Kuliner Nasional, Restoran Sederhana Resmi Masuk Singapura

Foto: Kemenekraf

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Upaya membawa kuliner Indonesia ke panggung internasional terus berlanjut. Restoran Sederhana, salah satu jenama kuliner Padang terbesar di Indonesia, resmi membuka gerai di Singapura sebagai bagian dari ekspansi global yang didorong penguatan ekonomi kreatif nasional.

Peresmian Restoran Sederhana Singapura dilakukan oleh Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di kawasan heritage Kampong Glam, Singapura, Minggu, 14 Juni 2026. Pemerintah menilai kehadiran restoran tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas penetrasi kuliner Indonesia di pasar internasional sekaligus memperkuat posisi subsektor kuliner sebagai salah satu motor utama ekonomi kreatif nasional.

“Kehadiran Restoran Sederhana di Singapura menunjukkan bahwa jenama Indonesia siap bersaing di pasar internasional tanpa kehilangan akar budayanya. Bagi kami, kuliner bukan sekadar makanan, tetapi juga instrumen diplomasi budaya untuk memperkenalkan Indonesia kepada dunia,” kata Teuku Riefky.

Gerai baru tersebut berlokasi di 738 North Bridge Road, Kampong Glam, salah satu kawasan wisata budaya yang ramai dikunjungi masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara. Sebelum dibuka secara resmi, restoran itu telah menjalani masa uji coba sejak 29 Mei 2026 dan mendapat respons positif dari warga Singapura maupun diaspora Indonesia.

Restoran Sederhana merupakan salah satu pelopor rumah makan Padang yang berdiri sejak 1972. Selama lebih dari lima dekade, merek tersebut berkembang menjadi jaringan kuliner nasional dengan sekitar 200 gerai yang tersebar di berbagai wilayah.

Ekspansi ke Singapura dilakukan oleh PT Global Minang Ventura (GMV) sebagai pemegang lisensi dan pengelola merek. Setelah Singapura, perusahaan tersebut berencana membuka gerai internasional berikutnya di Melbourne, Australia, tepatnya di kawasan Queen Street.

Menurut Menteri Ekraf, langkah ekspansi tersebut tidak hanya memperluas pasar kuliner Indonesia, tetapi juga membuka peluang bagi produk ekonomi kreatif lainnya untuk masuk ke rantai pasok global.

“Kami ingin melihat semakin banyak jenama Indonesia mendunia. Restoran Sederhana menunjukkan bahwa pegiat ekonomi kreatif Indonesia mampu memperluas pasar global dan menjadi contoh bagaimana kekayaan intelektual lokal dapat tumbuh menjadi juara di tingkat internasional,” ujarnya.

Pemerintah menempatkan subsektor kuliner sebagai salah satu tulang punggung ekonomi kreatif nasional. Saat ini ekonomi kreatif berkontribusi sekitar Rp1.600 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Pada 2025, nilai ekspor ekonomi kreatif tercatat mencapai 31,94 miliar dolar Amerika Serikat dengan realisasi investasi sebesar Rp183,01 triliun.

Dalam konteks tersebut, kuliner dipandang tidak hanya sebagai sektor bisnis, tetapi juga sarana diplomasi budaya yang efektif untuk memperkenalkan identitas Indonesia kepada masyarakat dunia.

Kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif dan PT Global Minang Ventura telah terjalin sejak 2025. Dukungan pemerintah antara lain diberikan melalui fasilitasi program business matching kuliner di Sydney, Australia, serta pendampingan pengembangan operasional dan sumber daya manusia guna mendukung ekspansi usaha ke pasar internasional.

President Director PT Global Minang Ventura, Nova Dana Eka Putri, mengatakan dukungan pemerintah menjadi faktor penting dalam mempercepat langkah perusahaan membawa kuliner Indonesia ke pasar global.

“Berbagai dukungan dan semangat kolaborasi yang diberikan Kementerian Ekraf telah menjadi faktor penting bagi kami dalam membawa kuliner Indonesia ke panggung global sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan budaya dan ekonomi kreatif dunia,” kata Nova.

Pemilihan Kampong Glam sebagai lokasi gerai juga memiliki makna historis. Kawasan tersebut selama puluhan tahun dikenal sebagai salah satu pusat budaya Melayu di Singapura dan pernah menjadi lokasi berdirinya Warung Pariaman, ikon kuliner Indonesia yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

Anggota Parlemen Singapura, Wan Rizal, menyambut baik kehadiran Restoran Sederhana di kawasan tersebut. Menurut dia, restoran itu dapat melanjutkan jejak sejarah kuliner Indonesia di Kampong Glam sekaligus memperkaya keragaman budaya yang menjadi daya tarik kawasan itu.

“Kami berharap restoran ini sukses dan semakin banyak masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke kawasan ini,” ujarnya.

Peresmian restoran turut dihadiri Deputy Chief of Mission KBRI Singapura Thomas Ardian Siregar, pendiri Restoran Sederhana Haji Bustamam dan Hajjah Fatimah beserta keluarga, serta sejumlah pejabat dan pelaku usaha dari Indonesia maupun Singapura.

Bagi pemerintah, ekspansi Restoran Sederhana menjadi contoh bagaimana produk berbasis budaya lokal dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi global. Melalui kuliner, Indonesia tidak hanya menawarkan cita rasa, tetapi juga memperkenalkan identitas, tradisi, dan kekayaan budaya Nusantara kepada dunia.

Tags: ekrafEkspansi Kuliner NasionalRestoran Sederhana
Previous Post

Kepercayaan Investor Global Menguat, Prabowo Perintahkan Transparansi Data Investasi

Next Post

IDE.IND 2026 Dibuka di Yogyakarta, Kementerian Ekraf Dorong Produk Kreatif Daerah Menembus Pasar Nasional

Next Post
IDE.IND 2026 Dibuka di Yogyakarta, Kementerian Ekraf Dorong Produk Kreatif Daerah Menembus Pasar Nasional

IDE.IND 2026 Dibuka di Yogyakarta, Kementerian Ekraf Dorong Produk Kreatif Daerah Menembus Pasar Nasional

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo