Kreativitas menjadi bagian terdalam dari menggambar. Berbagai obyek dapat dipindahkan ke atas kertas gambar atau kanvas dijadikan materi gambar. Melalui kedua medium gambar itulah hari ini obyek gambar dapat dilihat dengan nyata. Realita menggambar dapat menjadikan kebersamaan dalam ruang-ruang tertentu.
Salah satu ruang yang mudah ditemukan adalah sanggar menggambar. Kumpulan anak-anak ditemukan dalam komunitas yang berpayung pada sanggar. Mereka menjadikan menggambar sebagai hobi, kesenangan tanpa batas, dengan bentuk bentuk yang mereka suka. Kehendak inilah yang membuat vitalitas menggambar kuat. Membuat gambar-gambar nampak ceria dan penuh semangat mengerjakannya.
Begitulah filosofi yang dapat ditangkap dari menggambar yang dikerjakan bersama-sama dalam sanggar. Kolektivisme kegiatan menumbuhkan semangat yang memperpanjang kehendak untuk menjadikan menggambar melekat dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Erwin Setiawirawan, menggambar bersama dalam sanggar memperkuat mentalitas anak-anak berkembang.
“Hari menggambar menjadi bentuk kegiatan yang memperkuat anak-anak dalam menelusuri keinginan menggambar. Sanggar ini merupakan cara melihat kegiatan serta pemikiran anak-anak dalam menuangkan gagasan sehari-hari” ,pungkas Erwin ,founder Sanggar Gandaria, dalam pertemuan Indonesia Raya Menggambar ini.
Acara Indonesia Raya Menggambar akan berlangsung selama bulan Mei 2026, opening gerakan Indonesia Raya menggambar, dimulai pada hari Sabtu, 2Mei2026, berlangsung diseluruh Indonesia. Sanggar Gandaria memulai acara bersama pagi pukul 0 9.00 wib. Peserta acara di sanggar: Salahudin Mikail, Jarot Soekisno, Erwin Setiawirawan, AR Tanjung, Muara Ginting, Syahbana Alfaqir, Raisya, Atalaya, Ammara, Ameera, Nahila, Laila, Abi Samirin, Ken Bangun, Dolly, Eri Yassin, Mutia Khaerunisa, Hadi Wijaya Kesuma, & Panji Setia, M Syarifuddin Zuhry. Bertempat di Sanggar Gandaria, Jl. Gandaria IV no. 83A Kel. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12620. (FA)




