Kerajinan tekstil kembali mencuri perhatian industri kreatif global. Hal ini terlihat dalam gelaran Creativeworld 2026 yang berlangsung pada Februari 2026 lalu di Frankfurt, dengan segmen Handiwork & Textile Design tampil sebagai salah satu daya tarik utama.
Direktur pameran, Stefan Schopp, mengatakan kerajinan tekstil kini berkembang menjadi lebih beragam, inovatif, dan berkelanjutan. “Creativeworld menunjukkan bagaimana kerajinan tekstil semakin fleksibel dan kreatif, sekaligus mendorong individu untuk mengekspresikan ide dengan gaya dan tanggung jawab,” ujarnya.
Segmen ini menampilkan berbagai produk mulai dari benang berkualitas tinggi, solusi pewarnaan inovatif, hingga kit DIY yang dirancang untuk berbagai tingkat keahlian.
Sejumlah merek internasional seperti addi, Gründl, Hardicraft, Jacquard, myboshi, Rit Dye, dan stafil turut ambil bagian. Kehadiran pemain baru seperti Alize dan De Bondt menambah variasi produk sekaligus memperkaya inovasi di sektor ini.
Produk yang ditampilkan mencakup teknik rajut dan crochet klasik hingga pendekatan kontemporer seperti bordir modern dan pewarnaan tekstil eksperimental. Para peserta tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga berperan dalam membentuk arah perkembangan pasar.
Tren tekstil tahun ini, yang dikurasi oleh biro tren bora.herke.palmisano, menunjukkan tiga kecenderungan utama. Gaya “modern romantics” menghadirkan bordir halus, renda, dan motif botani. Sementara “new rebels” menampilkan eksperimen warna dan tekstur yang lebih berani. Adapun “cool classics” menggabungkan elemen retro seperti gaya kampus dengan pendekatan upcycling.
Kebangkitan kerajinan tekstil tidak lepas dari meningkatnya minat terhadap gaya hidup yang lebih sadar dan berkelanjutan. Aktivitas seperti merajut, menyulam, dan mewarnai kain kini kembali diminati, terutama oleh generasi muda yang mencari alternatif kreatif di tengah dominasi dunia digital.
Schopp menilai fenomena ini bukan sekadar tren sesaat. “Ini adalah ruang bagi semua pelaku, dari ritel hingga kreator, untuk bertemu dan berkembang,” kata dia.
Dengan meningkatnya minat terhadap produk tekstil DIY, Creativeworld 2026 menjadi salah satu indikator arah pasar ke depan. Pameran ini menawarkan gambaran bagaimana kerajinan tangan berkembang menjadi bagian dari gaya hidup sekaligus peluang bisnis yang terus tumbuh.





