• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft on October 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Design

Label Ethical Style 2026 Soroti Produk Berkelanjutan di Pameran Global

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
April 30, 2026
in Design, Tips
0
Label Ethical Style 2026 Soroti Produk Berkelanjutan di Pameran Global

Tas lipat yang terbuat dari plastik daur ulang termasuk di antara produk-produk yang mendapatkan label Ethical Style. Foto: Shupatto / Marna

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tren konsumsi berkelanjutan kian menguat di industri barang konsumen global. Hal ini tercermin dalam program Ethical Style yang kembali dihadirkan dalam trio pameran di Frankfurt, yakni Ambiente, Christmasworld, dan Creativeworld pada 2026.

Program yang memasuki tahun ke-11 ini menjadi panduan bagi pelaku industri dan ritel dalam mengembangkan produk yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab secara sosial. Tahun ini, sebanyak 335 peserta pameran memperoleh Ethical Style Label, dengan mayoritas berasal dari Ambiente, disusul Christmasworld dan Creativeworld.

Label tersebut diberikan berdasarkan sejumlah kriteria, antara lain penggunaan material ramah lingkungan, proses produksi hemat sumber daya, penerapan kerajinan tradisional, serta kondisi kerja yang adil. Penilaian dilakukan oleh juri independen internasional, dan label berlaku selama tiga tahun.

Sejumlah produk yang terpilih mencerminkan pendekatan baru dalam desain berkelanjutan. Di sektor peralatan makan, perusahaan asal Finlandia, Nature Line, menghadirkan alat makan berbahan biokomposit berbasis serat kayu dan polipropilena terbarukan. Produk ini dinilai tidak berkontribusi pada deforestasi dan tetap memenuhi standar keamanan pangan.

Di kategori produk gaya hidup, merek Jepang Shupatto menghadirkan tas belanja berbahan plastik daur ulang yang dapat dilipat dengan satu tarikan. Desain yang terinspirasi teknik origami tersebut dinilai menggabungkan fungsi praktis dengan pendekatan ramah lingkungan.

Sementara itu, perusahaan Belanda My Flame Lifestyle memproduksi lilin organik berbahan lilin kedelai tanpa GMO sebagai alternatif parafin. Produk ini dinilai menunjukkan transparansi rantai pasok sekaligus penggunaan material terbarukan.

Dari Amerika Latin, perusahaan Peru Textialpaca mengedepankan produksi tekstil berbasis serat alpaka yang dipadukan dengan program pemberdayaan perajin lokal. Inisiatif ini dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan komunitas di wilayah pegunungan Andes.

Pada sektor dekorasi musiman, manufaktur Jerman Marolin Manufaktur mempertahankan teknik tradisional selama lebih dari satu abad dalam memproduksi figur dekoratif berbahan tanah liat. Produk ini dinilai menunjukkan keberlanjutan melalui pelestarian kerajinan lintas generasi.

Sementara di kategori perlengkapan seni, Hahnemühle FineArt menghadirkan kertas berbasis serat tanaman seperti bambu dan rami yang dapat didaur ulang dan diproduksi dengan proses hemat energi.

Program Ethical Style tidak hanya berfungsi sebagai label, tetapi juga alat bantu bagi pelaku ritel untuk mengidentifikasi produk berkelanjutan secara cepat. Di lokasi pameran, label ini ditampilkan langsung di stan peserta, sementara area khusus juga disediakan untuk menampilkan kurasi produk dari ketiga pameran.

Melalui program ini, penyelenggara menegaskan bahwa keberlanjutan tidak lagi menjadi nilai tambah, melainkan bagian utama dalam pengembangan produk. Industri barang konsumen pun dituntut untuk menggabungkan desain, fungsi, dan tanggung jawab lingkungan dalam satu kesatuan.

Tags: ambienteChristmasworldCreativeworldEthical Style
Previous Post

Creative Impulse Award 2026 Soroti Inovasi Produk Kreatif dan Tren Berkelanjutan

Next Post

Kerajinan Tekstil Kembali Naik Daun, Jadi Sorotan di Creativeworld 2026

Next Post
Kerajinan Tekstil Kembali Naik Daun, Jadi Sorotan di Creativeworld 2026

Kerajinan Tekstil Kembali Naik Daun, Jadi Sorotan di Creativeworld 2026

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo