• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft Yogyakarta 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Business

Kementerian Ekraf Gandeng Meta Perluas Jangkauan Kreator ke Pasar Global

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
April 29, 2026
in Business, Cover Story, Tech Craft
0
Kementerian Ekraf Gandeng Meta Perluas Jangkauan Kreator ke Pasar Global
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif menjajaki kerja sama dengan Meta Platforms untuk memperluas akses pegiat ekonomi kreatif Indonesia ke pasar internasional. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat peran pemerintah sebagai penghubung antara pelaku industri kreatif dan platform digital global.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mengatakan pemerintah ingin mendorong ekonomi kreatif semakin dekat dengan masyarakat di dalam negeri, sekaligus meningkatkan eksposur karya dan talenta lokal di tingkat global.

“Kolaborasi dengan platform seperti Meta dapat membantu mendorong karya kreatif Indonesia agar semakin dikenal di dunia internasional,” ujar Irene dalam audiensi di kantor Kementerian Ekraf, Selasa, 28 April 2026.

Ia menegaskan, peran pemerintah tidak hanya sebagai regulator, tetapi juga sebagai penghubung yang mempertemukan kebutuhan industri dengan berbagai pemangku kepentingan. Kementerian, kata dia, berfungsi sebagai “matchmaker” agar ekosistem kreatif dapat berkembang secara selaras.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah potensi kerja sama. Di antaranya pertukaran data tren pasar lintas negara, pengembangan pelatihan kreator berbasis gamifikasi dan kecerdasan buatan, serta penguatan edukasi pedoman komunitas bagi pelaku ekonomi kreatif agar dapat beraktivitas secara aman di ruang digital.

Meta Indonesia, yang merupakan bagian dari Meta Platforms, mengelola sejumlah platform digital seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Messenger. Platform-platform ini memiliki tingkat adopsi tinggi di Indonesia dan menjadi salah satu kanal utama bagi kreator serta pelaku usaha untuk menjangkau pasar.

Head of Public Policy Meta Indonesia dan Filipina, Berni Moestafa, menilai Indonesia sebagai salah satu pasar dengan adopsi teknologi digital yang kuat, ditopang oleh kreativitas pengguna yang terus berkembang.

“Pengguna di Indonesia tidak hanya memanfaatkan teknologi untuk berkomunikasi, tetapi juga untuk mengembangkan bisnis,” kata Berni.

Menurut dia, kondisi tersebut mendorong Meta untuk terus menghadirkan fitur dan inisiatif yang relevan guna membantu kreator dan pelaku usaha menjangkau audiens secara lebih efektif.

Sementara itu, Partner Manager Government, Politics, and Advocacy Meta APAC, Imanuel Lamoa, menyatakan Meta siap mendukung peningkatan kapasitas kreator melalui berbagi praktik terbaik dalam pemanfaatan platform digital.

Pendekatan tersebut mencakup strategi pembuatan konten hingga pemahaman komunikasi publik, dengan tujuan membantu kreator mengoptimalkan potensi digital sekaligus memperluas jangkauan pasar.

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat daya saing ekonomi kreatif nasional di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital global.

Tags: Badan Ekonomi KreatifekrafIrene UmarMeta
Previous Post

Pemerintah Targetkan Kemiskinan Ekstrem Nol Persen pada 2026

Next Post

Menteri Ekraf Dorong Produk Kuliner Tembus Pasar Global Lewat FHTB 2026

Next Post
Menteri Ekraf Dorong Produk Kuliner Tembus Pasar Global Lewat FHTB 2026

Menteri Ekraf Dorong Produk Kuliner Tembus Pasar Global Lewat FHTB 2026

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

smile haartransplantation kosten istanbul

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo