• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft Yogyakarta 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Art

Solo Menari 2026, Ketika Tari Menjadi Bahasa Kebersamaan

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
April 20, 2026
in Art, Cover Story, Travel, Vacation
0
Solo Menari 2026, Ketika Tari Menjadi Bahasa Kebersamaan
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Setiap 29 April, dunia memperingati Hari Tari Sedunia sebagai momentum untuk merayakan tari sebagai bahasa universal. Di Indonesia, peringatan ini menemukan panggungnya yang khas melalui Solo Menari 2026, sebuah festival kolosal yang menjadikan Surakarta sebagai ruang pertemuan ribuan penari dari berbagai latar belakang.

Lebih dari sekadar pertunjukan, Solo Menari menjadi penanda bahwa tari bukan hanya soal teknik dan gerakan, melainkan ekspresi kebersamaan yang melampaui batas usia, daerah, hingga negara.

Tahun ini, Solo Menari resmi masuk dalam Karisma Event Nusantara 2026. Status tersebut memperkuat posisi Solo sebagai kota budaya yang konsisten menghidupkan tradisi sekaligus membuka ruang dialog lintas budaya. Sejak pertama kali digelar pada 2008, festival ini terus berkembang, menghadirkan ribuan penari dalam satu panggung terbuka.

Mengusung tema “Aku Kipas (Aha Pankha)”, Solo Menari 2026 menempatkan kipas sebagai simbol utama. Properti sederhana itu dimaknai sebagai medium berbagi angin, gerak, dan energi yang merepresentasikan kreativitas serta persatuan. Sekitar 3.000 penari tampil serempak, menciptakan komposisi visual yang dinamis sekaligus harmonis.

Perhelatan yang berlangsung pada 28–29 April 2026 di kawasan Balai Kota dan titik nol Kota Solo ini menghadirkan suasana kota yang berubah menjadi panggung terbuka. Penonton tak hanya menyaksikan tari, tetapi juga larut dalam atmosfer kolektif yang hangat pada perayaan yang menyatukan pelaku dan penikmat seni dalam satu pengalaman bersama.

Di luar pertunjukan utama, festival ini juga menghadirkan rangkaian kegiatan pendukung seperti pameran kipas Nusantara, lokakarya tari, hingga sajian kuliner khas Solo. Pengunjung juga dapat memperluas pengalaman budaya dengan mengunjungi kawasan batik Kampung Batik Laweyan dan Pasar Klewer, melihat koleksi di Museum Keris Nusantara, hingga menelusuri sejarah di Keraton Surakarta dan Pura Mangkunegaran.

Bagi sektor pariwisata, Solo Menari bukan sekadar agenda budaya, melainkan strategi diplomasi yang halus. Tari menjadi medium untuk memperkenalkan Indonesia kepada dunia, bukan melalui narasi formal, melainkan lewat gerak, ritme, dan pengalaman yang dirasakan langsung.

Pada akhirnya, Solo Menari 2026 menegaskan satu hal: setiap langkah tari menyimpan cerita. Di tengah keragaman, ia menjadi cara paling sederhana sekaligus kuat untuk merayakan kehidupan bersama.

Tags: Aha PankhaHari Tari SeduniaSolo Menari
Previous Post

Gibran Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Perkuat Pemberdayaan Perempuan

Next Post

DXI 2026 Bidik Kolaborasi Global Industri Diving dan Petualangan

Next Post
DXI 2026 Bidik Kolaborasi Global Industri Diving dan Petualangan

DXI 2026 Bidik Kolaborasi Global Industri Diving dan Petualangan

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

smile haartransplantation kosten istanbul

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo