• Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan
Inacraft News
Inacraft on October 2026
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ
No Result
View All Result
Inacraft News
No Result
View All Result
Home Business

Kementerian UMKM Gandeng Barantin, Perluas Akses Ekspor Produk Usaha Kecil

Eddy Purwanto by Eddy Purwanto
October 30, 2026
in Business, SMEs
0
Kementerian UMKM Gandeng Barantin, Perluas Akses Ekspor Produk Usaha Kecil
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah menggandeng Badan Karantina Indonesia (Barantin) untuk memperluas akses pasar bagi produk UMKM. Kerja sama ini diarahkan pada pemenuhan standar mutu dan keamanan produk, penguatan kapasitas usaha, serta integrasi layanan digital untuk mendukung perdagangan.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan pelindungan sumber daya hayati dan perluasan akses perdagangan perlu berjalan beriringan. Keduanya dinilai penting untuk membuka peluang pertumbuhan usaha sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia.

“Indonesia tidak hanya perlu memastikan keamanan dan kualitas komoditas yang diperdagangkan, tetapi juga memperkuat kemampuan para pengusaha UMKM agar dapat memanfaatkan peluang perdagangan nasional maupun internasional,” kata Maman dalam Indonesia Quarantine Expo 2026 bertema Protecting Indonesia, Connecting the World di Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2026.

Menurut Maman, Indonesia memiliki potensi komoditas unggulan dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga industri pengolahan. Namun, potensi tersebut belum cukup untuk menjamin produk dapat diterima di pasar global.

Pelaku UMKM perlu memenuhi standar mutu, keamanan, sertifikasi, dan ketentuan teknis yang berlaku di negara tujuan ekspor. Karena itu, Maman berharap Barantin tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan dan pelindungan, tetapi juga mendampingi pengusaha dalam memahami prosedur perdagangan internasional.

“Ketika berbicara ekspor, kita tidak bisa hanya mengikuti standar dalam negeri, tetapi juga harus menyesuaikan dengan standar negara tujuan. Di sinilah peran Barantin sangat penting untuk mendampingi UMKM agar semakin siap memasuki pasar global,” ujarnya.

Untuk mempermudah pelaku usaha memenuhi persyaratan perdagangan, Kementerian UMKM membuka peluang integrasi platform SAPA UMKM dengan sistem layanan digital Barantin, Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology (BESTRAS).

Integrasi kedua platform tersebut diharapkan memudahkan pengusaha memperoleh informasi dan mengakses layanan persyaratan karantina. Langkah ini juga ditujukan untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas akses pasar.

“Melalui SAPA UMKM, kami terus mendorong kemudahan akses informasi, pembinaan, pembiayaan, dan pasar. Sinergi dengan BESTRAS diharapkan semakin memudahkan pengusaha UMKM dalam memenuhi persyaratan perdagangan, khususnya untuk ekspor,” kata Maman.

Selain digitalisasi layanan, Kementerian UMKM mendorong penguatan peran usaha menengah sebagai agregator dalam rantai pasok. Usaha menengah dinilai dapat membantu mengonsolidasikan produk UMKM, menjaga konsistensi pasokan, memperluas distribusi, dan menghubungkan usaha mikro serta kecil dengan pasar yang lebih luas.

Maman mengatakan kemitraan antara usaha mikro, kecil, menengah, dan besar perlu dibangun melalui ekosistem bisnis yang terintegrasi. Model tersebut diharapkan mempercepat pertumbuhan ekonomi kerakyatan sekaligus memperluas manfaat perdagangan bagi pelaku usaha.

“Kita perlu membangun kolaborasi yang kuat dan memperkuat kemitraan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh pengusaha UMKM. Ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk terus mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding menyatakan Barantin berkomitmen mendukung program UMKM naik kelas melalui penguatan ekosistem ekspor. Salah satu fokusnya adalah memastikan komoditas Indonesia memenuhi persyaratan pasar internasional.

“Karantina hadir untuk mendukung Kementerian UMKM dalam ekosistem ekspor-impor, terutama memastikan komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan memenuhi standar yang ditetapkan pembeli di luar negeri,” kata Karding.

Menurut Karding, terdapat tiga aspek yang perlu diperhatikan pelaku UMKM untuk memasuki pasar ekspor, yakni mutu produk, keamanan produk, dan ketertelusuran (traceability).

Ketiga aspek tersebut menjadi bagian penting dalam perdagangan global. Pelaku usaha perlu memastikan produk memenuhi persyaratan pembeli sekaligus memiliki informasi yang dapat ditelusuri sepanjang rantai pasok.

Dalam kegiatan tersebut, Kementerian UMKM dan Barantin juga mendeklarasikan Penguatan Perkarantinaan dan Pengembangan UMKM Ekspor. Deklarasi itu menjadi wujud sinergi kedua lembaga untuk meningkatkan daya saing produk lokal dan memperluas peluang memasuki pasar global.

Melalui kerja sama tersebut, Kementerian UMKM dan Barantin berupaya membangun ekosistem perdagangan yang lebih inklusif, memperkuat kesiapan ekspor, serta membuka akses lebih luas bagi produk UMKM Indonesia untuk bersaing di pasar internasional.

Tags: Badan Karantina IndonesiaBarantin Electronic System for Transaction and Utility Service TechnologyBESTRASConnecting the WorldIndonesia Quarantine Expo 2026Kementerian Usaha Mikro Kecil dan MenengahMenteri UMKM Maman AbdurrahmanProtecting IndonesiaSAPA UMKM
Previous Post

#Ngupi Virtual bareng ASEPHI: ASEPHI Aceh Terkendala Organisasi, BPP Dorong Pembenahan dan Perluasan Pasar

Next Post

Prabowo: Kedaulatan Data Fondasi Keutuhan Bangsa di Era Digital

Next Post
Prabowo: Kedaulatan Data Fondasi Keutuhan Bangsa di Era Digital

Prabowo: Kedaulatan Data Fondasi Keutuhan Bangsa di Era Digital

Please login to join discussion

E-Magazine Inacraft News

Warta Inacraft

INACRAFT NEWS

INACRAFT NEWS diterbitkan oleh Badan Pengurus Pusat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI)

Jl. Wijaya I No.3A, – Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12170
Phone: (62 21) 725 2032, 725 2033, 725 2063
Fax.: (62 21) 725 2062
Email: redaksi@inacraftnews.com

Redaksi

  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Network

  • ASEPHI
  • Inacraft Award
  • Inacraft
  • Emerging Award
  • Inacraft News
  • Editor’s Note
  • Redaksi
  • Info Iklan

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo

No Result
View All Result
  • Home
  • Cover Story
  • Focus ASEPHI
  • Product
  • SMEs
  • Design
  • Art
  • Inspiration
  • e-Magazine
  • Warta Inacraft
  • More …
    • Figure
    • Celebrity
    • Travel
    • Fashion
    • Regional Report
    • Tech Craft
    • Finance & Banking
    • Business
    • Vacation
    • CSR
    • Review
    • Event
    • Agenda Asephi
    • How to Do
    • QUIZ

Inacraft News © 2023 ASEPHI - by Kolabo